Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Renungan 6 Agustus 2018   22:52 WIB
Tentang Ubanisasi

Tidak perlu menunggu, tidak terasa, dan tanpa perlu minta izin, akan tiba saatnya rambut kita memutih. Uban tumbuh di kepala kita. Dunia hitam, pelan tapi pasti, akan berlalu dan masuk ke dunia putih. Mau tidak mau, kita akan mengalami ubanisasi.

Kenapa kita beruban? Bagaimana proses tumbuhnya uban itu? Kenapa pula uban kadang suka bikin gatal? Kenapa juga ada sebagian orang merasa malu beruban, sampai repot menyemirnya dan menutupi dunia putihnya?
Yuuk, kita cari tahu dan teroka soal uban ini.

Terlepas dari apa warna-warni rambut Anda saat ini berkat bantuan tangan dingin pegawai salon atau memang warna alami Anda, kebanyakan dari kita akan mulai beruban pada usia sekitar 30 tahun dan mungkin pada akhirnya akan sepenuhnya putih begitu Anda menginjak usia 50 tahun. Kebanyakan orang berpikir bahwa rambut beruban adalah proses alami yang terjadi pada saat kita menjadi tua. Tapi tahukah Anda ada apa sebenarnya di balik penyebab rambut beruban? Berikut prosesnya.

Sekilas tentang proses tumbuhnya rambut

Proses pertumbuhan rambut memiliki tiga fase:

Anagen: ini adalah tahap pertumbuhan aktif dari serat rambut dan dapat bertahan selama 2-7 tahun. Sebanyak 80-85 persen rambut yang Anda miliki saat ini berada dalam fase anagen.

Katagen: fase ini juga terkadang disebut sebagai fase transisi, yaitu saat dimana pertumbuhan rambut mulai berhenti. Fase ini biasanya berlangsung selama 10-20 hari.

Telogen: fase ini terjadi ketika pertumbuhan rambut benar-benar berhenti dan rambut mulai rontok. Sebanyak 10-15 persen rambut berada dalam fase telogen, yang umumnya berlangsung hingga 100 hari. Setelah fase telogen selesai, proses pertumbuhan rambut dimulai kembali ke fase anagen.

Pada proses pertumbuhan rambut yang normal, kecepatan pertumbuhan rambut yaitu sekitar 1 centimeter per bulan.

Apa yang menyebabkan rambut memiliki warna?

Pada awalnya, rambut manusia hanya berwarna putih. Rambut mendapatkan warna alami dari sebuah pigmen yang disebut melanin. Pigmen melanin ini diproduksi oleh sel melanosit dan dikirimkan ke sel rambut yang bertumbuh untuk memberikan warna pada rambut.

Warna rambut tergantung pada adanya dan rasio antara dua kelompok melanin. Eumelanin berperan dalam pembentukan warna hitam dan coklat, sementara pheomelanin berperan dalam pembentukan warna oranye dan kuning.

Gen setiap orang menentukan rasio antara kedua jenis melanin tersebut, oleh karena itu warna rambut dalam satu keluarga biasanya serupa.

Pada saat rambut berhenti bertumbuh, folikel rambut mengalami perubahan struktural dan memasuki periode istirahat. Selama proses ini, biasanya sel melanosit akan mati secara alami.

Namun, sel induk melanosit di folikel rambut akan menghasilkan seperangkat melanosit baru pada awal siklus pertumbuhan rambut berikutnya sehingga tetap dapat memberikan warna pada rambut.

Terdapat beberapa faktor lain yang dapat mengubah warna rambut, menjadi lebih terang atau lebih gelap. Para ilmuwan telah mengelompokkan mereka ke dalam dua kelompok yaitu faktor internal dan eksternal.

Faktor internal:
Kelainan genetik
Hormon
Usia

Faktor eksternal:
Iklim
Polutan
Racun
Paparan zat kimia

Apa penyebab rambut beruban?

Seiring bertambahnya usia, folikel rambut manusia akan rusak yang disebabkan oleh radikal bebas. Pada folikel yang rusak ini tidak akan terdapat sel melanosit dan sel induk melanosit.

Tanpa adanya kumpulan sel induk melanosit tersebut, siklus pertumbuhan rambut berikutnya akan berlanjut tanpa adanya melanosit sehingga tidak akan dapat menghasilkan pigmen pada rambut yang baru dan hanya berwarna putih.

Meskipun belum ada penjelasan yang pasti mengenai penyebab rambut beruban, akumulasi kerusakan pada sel induk melanosit ini kemungkinan besar adalah penyebab hilangnya kumpulan sel warna rambut tersebut. Sehingga pada akhirnya setiap folikel rambut tidak akan mampu menghasilkan rambut yang berwarna.

Sama seperti warna kulit, warna rambut asli setiap orang bisa berbeda karena dipengaruhi oleh jumlah melanin atau pigmen pewarna dalam rambut. Semakin banyak melanin yang Anda miliki, semakin gelap pula warna rambut Anda.

Lantas, apa yang menyebabkan orang tua punya rambut uban khas abu keputihan? Terlebih, kenapa orang-orang muda bisa beruban, padahal belum berumur? 
Kenapa bisa muncul rambut uban?

Banyak orang beranggapan bahwa uban adalah rambut yang berubah warna menjadi abu-abu atau putih. Padahal, uban merupakan rambut baru yang tumbuh dengan warna abu abu atau putih karena berkurangnya kandungan melanin pada rambut.

Kadar melanin rambut akan semakin menurun seiring penuaan tubuh. Semakin sedikit sel-sel pigmen dalam folikel rambut, maka rambut baru yang selanjutnya tumbuh akan jadi berwarna keabu-abuan atau perak. Semakin bertambanya usia, maka akan semakin banyak sel pigmen rambut yang mati sehingga melanin yang diproduksi juga lebih sedikit. Pada akhirnya, rambut uban Anda akan menjadi putih seluruhnya. Kebanyakan dari kita akan mulai beruban pada usia sekitar 30 tahun dan mungkin pada akhirnya akan benar-benar memutih total begitu menginjak usia 50 tahun.

Apakah wajar muncul uban di usia 20 tahun?

Selain karena faktor “U”, kemunculan uban pada anak-anak muda juga dapat dipengaruhi oleh genetik warisan orangtua. Jika ada riwayat uban prematur pada pohon keluarga Anda, 
Anda juga berisiko mengalami hal yang sama.

Munculnya uban juga dapat dipercepat dengan kerusakan rambut akibat paparan lingkungan. Misalnya paparan dengan udara, air, atau bahan kimia deterjen dalam shampo atau cat pewarna rambut. Reaksi melanin dengan asam akan menggelapkan warna rambut, sementara reaksi dengan basa dapat mencerahkan warna rambut. Selain itu, sinar matahari juga dapat memengaruhi warna rambut secara langsung. Radiasi UV matahari dapat mengurangi jumlah pigmen melanin dan dapat memutihkan serat rambut.

Dalam kasus yang jarang, munculnya uban lebih dini bisa dipicu oleh masalah kesehatan seperti obesitas, anemia, gangguan metabolisme, penyakit tiroid, masalah dengan kelenjar hipofisis, atau penyakit autoimun yang menyerang kulit dan rambut, seperti alopecia atau vitiligo.

Apakah kebiasaan merokok memicu munculnya uban?

Merokok bukanlah penyebab langsung dari tumbuhnya rambut uban. Bagaimanapun juga, faktor usia dan genetik tetap memegang peranan paling besar terhadap perubahan warna rambut ini. Namun, sebuah studi telah menemukan adanya hubungan antara kebiasaaan merokok dan kemunculan uban sebelum usia 30 tahun.

Apakah stres memicu munculnya uban?

Sampai saat ini belum banyak studi yang membuktikan adanya hubungan antara stres dengan kemunculan uban. Namun, sebuah studi menemukan bahwa stres bisa mempercepat munculnya rambut uban. Studi tersebut menemukan bahwa sel-sel yang memproduksi melanin akan hilang ketika terekspos oleh hormon-hormon penyebab stres, meskipun tidak akan membuat seluruh rambut Anda berubah menjadi putih.

Apakah boleh mencabut uban?

Sebaiknya jangan. Kebiasaan mencabut uban bisa merusak folikel, saraf-saraf dan juga akar rambut yang bisa memicu terjadinya infeksi. Kebiasaan mencabut uban juga bisa membuat rambut rentan menipis, sehingga rambut uban akan terlihat lebih banyak, meski sebenarnya jumlah uban yang muncul di rambut itu tetap.

Bagaimana mencegah munculnya uban?

Munculnya uban tidak bisa dicegah, karena uban adalah proses penuaan yang juga ditentukan oleh faktor genetik. Namun, Anda tetap bisa mencegah munculnya uban di usia muda yang disebabkan oleh gaya hidup. Jika Anda ingin mencegah munculnya uban di usia muda, Anda perlu memperhatikan gaya hidup Anda, yaitu dengan menghindari kebiasaan merokok, diet seimbang yang kaya akan antioksidan seperti salmon, sayuran hijau, kacang-kacangan, dan kurangi stres. Penting juga untuk merawat rambut dengan berbagai metode perawatan agar mahkota kepala Anda tetap terlihat sehat dan berkilau. 

Jadi kalau begitu, orang beruban itu tidak selalu identik dengan tua, walaupun tetap saja yang sudah tua hampir dipastikan beruban. Karena ternyata yang masih muda pun bisa beruban. 

Ubanisasi sebenarnya adalah proses alami, perpindahan dari "dunia hitam" menuju "dunia putih". Makanya, nggak perlu risau, dan biarkan uban tetap menari-nari di kepala kita. Anggap saja ubanisasi merupakan refleksi keindahan juga, atau sebagai alarm bahwa kita sudah tidak lagi muda.

Referensi:

https://hellosehat.com/hidup-sehat/fakta-unik/penyebab-rambut-beruban/ 

https://hellosehat.com/hidup-sehat/fakta-unik/berbagai-penyebab-rambut-uban/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=rss

Karya : Muis Sunarya