Rindu Kembali Menyantri

Muis Sunarya
Karya Muis Sunarya Kategori Puisi
dipublikasikan 23 Oktober 2016
Rindu Kembali Menyantri

Kondisi Pondok Pesantren Daar El-Qolam Gintung Jayanti Tangerang sekitar tahun 1982. / Foto Dok. Pribadi
 
 Rindu Kembali Menyantri
 

Ada yang lain di hari ini
di tanggal 22 Oktober
dua tahun terakhir
sudah kali kedua memperingati
adalah Hari Santri
tentu saja senang hati ini
tatkala ada hari peringatan nasional untuk santri
pemerintah tertarik
publik melirik
ada nuansa Islami di sini
apa pun niatnya kini
tak peduli
prasangka baik itu laku terpuji
sudah, selesai
tak perlu prasangka buruk dan
curiga di hati.

Santri, siapa itu santri?
tahukah kau, siapa itu santri?

Santri menurut kamus besar bahasa
Indonesia adalah orang yang
mendalami agama Islam,
orang yang beribadat dengan
sungguh-sungguh,
orang yang saleh
makanya santri pasti orang pesantren

Merindu kembali menyantri
mendaras kitab suci
membaca buku mengkaji
belajar apa saja membekali diri
memahami makna hidup ini
mendengar petuah kiyai
"berani hidup tak takut mati
takut mati jangan hidup
takut hidup mati saja"
mengenang KH. Ahmad Rifa'i Arief, Allahu yarham
di pondok pesantren Daar El-Qolam
dua puluh delapan tahun silam.

Katanya, santri adalah serapan dari
kata bahasa Inggris, "sun" dan "tree"
artinya matahari dan pohon
matahari itu sumber cahaya
tak bosan untuk menyinari semesta
menghangatkan suasana             menyehatkan raga
menguatkan rasa
menggairahkan jiwa.

Pohon itu tumbuh tinggi
mengakar menghujam ke bumi
menjulang jauh ke langit
merangkul melingkar
menaungi
meneduhkan
memesonakan
mengindahkan
dan menyejukkan.

Santri meretas mimpi
melestarikan tradisi
merespons modernisasi
merajut toleransi
terpendar cahaya ilahi
luruhkan hati bak sufi.

Santri juga identik dengan mengantri
menyantri membiasakan diri mengantri
sabar tidak menerobos pembatas
mengambil jalan pintas
berjalan meniti hari hati-hati
tak masa bodoh dan membodohi
tapi peduli dan empati
itulah santri.

Selamat hari santri!

 

Bekasi, 22 Oktober 2016

  • view 137