Luruhkan Cintaku pada-Mu

Muis Sunarya
Karya Muis Sunarya Kategori Puisi
dipublikasikan 08 September 2016
Luruhkan Cintaku pada-Mu

Foto : Pixabay.com

 

Sebentar saja
hujan tak kunjung menyapa
mendung menggelayut
matahari bersembunyi
tertutup di balik awan tebal
masih isyarat.

Di penghujung hari
menyambut datangnya gelap
aku bicara dengan sunyi
senyap sendiri
hanya desir angin menyapu wajahku
mengantarku kelana jauh
menembus batas kaki langit
mengajakku bertamasya
terbang melayang
berkelebat
secepat kilat
menyambar
berselancar
menyambangi ingatan
saat-saat indah
bersama-Mu.                 

Dalam laku salatku
dalam rapal do'aku
aku melafalkan kalimat-Mu bermetamorposis dengan nabi-Mu, Dawud, salam sejahtera untuknya selalu
bertajalli
mengejawantahkan diri
bermunajat padaMu.

Ya Tuhanku
dengan cahaya-Mu
aku menapaki jalan
dengan keutamaan-Mu
aku menggenapi kehidupan
bersama-Mu, aku bersenandung di prolog dan epilog hariku.
dosaku meruah di pangkuan-Mu
aku berhasrat ampunan-Mu dan bersimpuh luruhkan cintaku pada-Mu.
wahai Yang Maha Cinta
wahai Yang Maha Pemberi karunia.

 

Menjelang Magrib | 08.09.16 | 17:50

 

 

  • view 175