Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Renungan 20 Februari 2018   02:16 WIB
Menemukan Hakikat Cinta Sejati

Hakikat sejatinya cinta itu ialah menjaga, melindungi, dan saling memberi kebahagiaan. Dan tentu akan ada rasa kecewa, dan sedih akan terasa jika cintanya tidak seperti yang dia harapkan. Tentu akan terluka jika cintanya tidak sesuai dengan hakikat sebenarnya cinta itu.

Tetapi kenapa seseorang bisa tidak mendapatkan kebahagiaan dari cintanya, kenapa bisa ia tidak menemukan hakikat sejatinya cinta dalam kisah cintanya ? Yang akhirnya membuat ia terluka karena cinta. Cinta yang harusnya bahagia, tetapi tetap banyak diantara kita yang patah hati karena masalah cinta.

Memang sedih dan kecewa itu adalah hal yang wajar, tapi untuk apa kita menangisi cinta yang telah salah kita jalani. Karena cinta yang dijalani dengan benar sesuai hakikatnya tentu tidak akan membuat kita kecewa. Masalah utamanya ialah dari alasan kenapa dan mengapa kita mencintai. Itulah kunci utamanya. Karena setiap aktivitas kita dimulai hanya karena ada alasannya, lebih tepatnya tujuannya. Begitu juga dengan cinta, kita mencintai seseorang itu pasti ada alasannya, dan alasan yang salah-lah yang akan membuat kita mudah patah hati dan kecewa. Alasan yang salah-lah yang akan merusak hakikat sejatinya cinta itu. Karena kalau kita mencintai, saling menjalin cinta dengan alasan yang benar, tidak ada yang akan membuat kita sedih, kecewa, apapun yang terjadi!

Tapi kalau kita sudah membangun dengan alasan yang salah, hal sedikit saja bisa membuat kita bersedih, terluka karena cinta. Dan alasan cinta yang salah akan membuat prilaku yang salah. Dengan itulah akhirnya prilaku-prilaku yang salah inilah yang akan menghancurkan, membuat kita terluka karena cinta.

Karena Allah !!! Itulah satu-satunya alasan yang benar. Dengan cinta karena Allah kita akan menemukan hakikat sejatinya cinta, menjaga dalam ketaatan,melindungi dari kemaksiatan, dan saling memberi kebahagiaan dalam ridha-Nya. Itulah cinta sejati, cinta suci yang mesti tulus kita melepaskannya jika belum waktunya, dan membangun penuh ridha-Nya dalam pernikahan.

Namun ketika memulai dengan alasan yang salah, maka akan timbul perilaku yang salah dari kita, seperti pacaran, bemesraan sebelum waktunya. Tidak ada alasan sayang, mencintai, selama masih pacaran. Karena cinta sebelum halal itu ialah hoax, hanya rasa sayang yang kita lihat dengan lensa nafsu kita belaka. Bukan dari kesucian cinta sejati kita.

Dengan itu perbaikilah alasan kita dalam mencintai, tekadkan hanya semata-mata karena Allah. Utamakan hanya karena Allah, insyaAllah kita akan terhindar dari luka dan patah hati karena cinta. Dengan karena Allah insyaAllah cinta kita akan terjaga dalam ketaatan. Dan Allah pasti akan mengasih cinta yang terbaik untuk kita, saling mencintai dan saling bermanja dengan dia yang Allah pilihkan dalam ridha-Nya.


Sumber foto : IG @natta_reza

Karya : Muhammad Isran