Inilah 3 Perbedaan Antara Taaruf dengan Pacaran

Muhammad Isran
Karya Muhammad Isran Kategori Inspiratif
dipublikasikan 02 Desember 2017
Inilah 3 Perbedaan Antara Taaruf dengan Pacaran

"Kak saya lagi taaruf kata seseorang "
"Tapi sekarang saya masih kelas 2 SMP"

Atau kisah lain yang menyatakan sedang taaruf tetapi menikahnya nanti 5 tahun lagi hehe. Apakah hal tersebut bisa dinamakan taaruf ? 

Nah, sekarang kita akan coba bahas pelan-pelan tentang taaruf ya. Taaruf adalah sebuah ikhtiar untuk mengenali pasangan, menemukan kecocokan apakah bisa melanjutkan ke tahap pernikahan atau tidak. Tetapi semua proses tidak melalui pacaran.

1. Taaruf hanya dilakukan bagi mereka yang benar - benar sudah siap untuk menikah

Ini yang menjadi pembeda utama antara taaruf dengan pacaran. Kalau pacaran dilakukan oleh siapa saja meskipun tidak ada kejelasan kapan waktu menikahnya. Sementara taaruf hanya dilakukan bagi mereka yang  benar-benar siap untuk menikah. Jadi, kalau belum siap menikah tentu belum perlu melakukan taaruf. Parameter kesiapan disini adalah sudah siap lahir batin, restu orangtua dan juga secara finansial.  Yang mana jika disuruh menikah di hari saat taaruf dia sudah siap. 

2. Taaruf dilakukan melalui perantara

Kalau pacaran dilakukan secara berdua-duaan, bahkan semakin sepi makin seru hehe. Nah berbeda dengan taaruf, tidak dilakukan berdua tetapi ada perantara yang mendampinginya. Bahkan untuk komunikasi saja melalui perantara. Disinilah proses taaruf sangat menjaga hati setiap yang melakukan taaruf agar terhindar dari sekecil-kecilnya mudharat pacaran yaitu zina hati. Sangat berbeda ya dari pacaran ? Hehe

3. Taaruf memiliki kejelasan batasan waktu

Pernah lihat ada yang pacaran sampai 1 dasawarsa ? Banyak ya heheh. Nah itu pacaran atau kredit rumah wkwkw. Habis gitu nggak menikah lagi. Menyedihkan ya ? Ya begitulah pacaran. Sudahlah dapat dosa, sakit hati pula. Berbeda dengan taaruf. Jelas batasan waktunya. Untuk taaruf sendiri, waktu ideal untuk memastikan lanjut atau tidak ke jenjang pernikahan adalah 3 bulan. Sementara untuk menikah paling lama 6 bulan setelah itu sudah melansungkan akad nikah. Kalau tidak ada kecocokan bagaimana ? Ya taarufnya diselesaikan, tidak berlu berlanjut menjadi sebuah hubungan tanpa kejelasan dan kepastian. 

Begitulah, perbedaan antara taaruf dan pacaran. Bagaimana, kamu sudah siap taaruf?

Sumber foto : pexels.com

  • view 335