Cerdas Dalam Membedakan Mana Yang Simpati, Naksir, Dan Cinta Sejati.

Muhammad Isran
Karya Muhammad Isran Kategori Renungan
dipublikasikan 25 Februari 2017
Cerdas Dalam Membedakan Mana Yang Simpati, Naksir, Dan Cinta Sejati.

Yang menarik dari cinta usai belia, atau tepatnya ketika kita remaja ialah sulitnya kita membedakan mana yang simpati, naksir, dan cinta sejati. Sulit dalam melihat apakah yang jatuh cinta kepada kita mencintai kita sebenar-benarnya, dan sulit dalam menilai diri kita sendiri apakah kita mencintai pasangan kita sebenar-benar mencintai. Kebingungan itulah yang melanda cinta kita disaat remaja.

Dan yang terpenting itu ialah lelaki dan perempuan itu memiliki daya tarik yang berbeda. Laki-laki bisanya tertarik pada aspek penampilan. Bisa saja ketika ia melihat wanita yang penampilan cantik , dan dia sendiri tidak dibimbing hidayah bisa saja ia bilang bahwa itu ialah cinta sejatinya. Ketika ia membantu seorang cewek karena kasihan bisa ia bilang ia telah jatuh cinta, padahal bisa saja itu hanya rasa simpati.

Terus yang bagaimanakah kita bisa mengetahui yang mana cinta sejati? Yang perlu ketahui ialah cinta sejati itu tidak butuh banyak janji-janji, tidak butuh rayuan. Cinta sejati ia hanya butuh pengorbanan dan komitmen.

Komitmen dalam cinta sejati ialah pernikahan. Maka jika ia benar-benar mencintaimu maka ia akan melamarmu, dan berkomitman dengan perjanjian suci pernikahan, itulah cinta sejati. Namun ketika usia masih diusia remaja belum siap menuju bingkai pernikahan, berhentilah untuk bermain cinta. karena nggak ada cinta sejati tanpa komitmen yang pasti. Cinta kita diusia yang masih belia hanyalah cinta-cintaan, yang kebanyakan terdorong oleh nafsu usia remaja yang belum labil, yang mudahnya hanya untuk mengungkapkan berbagai rayuan-rayuan yang tak pasti.

Dilihat 4.4 K