Mata Ialah Cerminan Hati

Muhammad Isran
Karya Muhammad Isran Kategori Agama
dipublikasikan 31 Januari 2017
Mata Ialah Cerminan Hati

Begitu banyak remaja saat ini yang memulai kisah cintannya, kisah kasihnya dari pandangan pertama. Yang kebanyakan ialah kisah cinta dalam bentuk pacaran atau lebih tepatnya hubungan nggak jelas dalam kemaksiatan. Pandangan pertama, begitu mudahnya melahirkan cinta, begitu mudahnya membuat banyak anak muda yang luluh, yang bahkan terjebak kedalam cinta yang salah.

Ketika cinta sudah melekat pada pandangan pertama, ketika hati sudah terpaut pada pandangan pertama, yang ada hanya rasa ingin selalu bersama, rasa untuk selalu bertemu, selalu dekat dengan sidia. Jadi Kita harus hati-hati dalam menjaga pandangan kita, jangan sampai terjebak dalam kemaksiatan dalam cinta yang disebabkan oleh pandangan pertama. Oleh karena itulah Allah mengingatkan kita untuk  selalu menjaga pandangan kita, untuk menahan pandangan kita.

“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat." (Qs. An- Nuur (24): 30)

Kemudian Allah Subhaanahu wa Ta'ala berfirman lagi, "Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannyn, kecuali yang (biasa) Nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya.” (Qs. An- Nuur (24): 31)

Maka selalulah tahan pandangan kita. lalu bagaimana jika kita telah terlanjur memandang? Ikutilah perintah syariat islam untuk menjaga hati kita untuk cinta kita tetap selalu suci. Yaitu dengan mengalihkan pandangan kita. ketika kita sudah terlanjur memandang, maka segeralah alihkan. Jangan ulangi untuk kedua kalinnya.

Beliau shallallahu alaihi wa  sallam bersabda,

“Hai  'Ali, jangan sampai pandangan yang satu mengikuti pandangan yang     lainnya. Kamu hanya boleh pada pandangan yang pertama, adapun yang     berikutnya tidak boleh." (Hadits riwayat At-Turmudzi dan Abu Dawud.

Dan ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ditanya oleh jabir bin Abdillah tentang pandangan yang datang secara tiba-tiba, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Palingkanlah pandanganmu itu." Dikeluarkan oleh Muslim, At-Turmudzi dan Abu Dawud.

Mata ialah cerminan hati. Jika seseorang menahan pandangannya, berarti dia menahan syahwat dan keinginan hatinya. Jika dia mengumbar pandangan matanya, berarti dia mengumbar syahwat hatinya. Kurang lebih seperti itulah yang dituturkan Ibnu Qayyim Al-Jaujiyyah.

Mulai saat ini usahakanlah selalu untuk menahan pandangan kita, untuk selalu menjaga cinta kita tetap indah dalam ridhanya Allah.

  • view 2.6 K