Merasakan Nikmatnya Dunia Dengan Ilmu  

Muhammad Isran
Karya Muhammad Isran Kategori Renungan
dipublikasikan 14 Desember 2016
Merasakan Nikmatnya Dunia Dengan Ilmu   

 

Di dunia yang hingar bingar saat ini tidak sedikit manusia yang menyibukkan dirinya untuk meraih kebahagian, kenikmatan, atau kesenangan didunia ini. Menyangkut soal kenikmatan didunia tidak jarang yang mengaitkannya dengan kekayaan harta, nikmatnya makanan, indahnya tempat tingal, dikarunia istri yang cantik, apalagi kaya.

Mereka yang sudah meimpikan kenikmatan-kenikmatan seperti itu tidak sadar dimana posisi mereka, mereka tidak sadar bahwa mereka sudah meimpikan suatu yang bodoh.

Coba kita lihat perkataan Ali bin Abi Thalib berikut “Fitnah muncul melalui tiga jalan. Pertama, wanita karena mereka adalah perangkap iblis yang terpancang mencari mangsa. Kedua, minuman keras yang memabukkan, itu adalah pedang iblis yang selalu terhunus. Ketiga, dirham dan dinar alias uang, keduanya adalah busur panah beracun yang siap membunuh setiap saat.”

Maka bagi siapa yang sudah tergoda dengan seorang wanita hanya semata-mata karena kecantikan atau hartanya, tidak akan dekat dia dengan hidup yang bersih. Lalu yang hidupnya dihabiskan dengan kegemaran meminum khamar, akalnya tidak akan berjalan dengan normal lagi, sudah cukup susah baginya untuk menbedakan mana yang baik dan buruk untuk kehidupannya. Terus bagi yang matanya sudah disilalukan oleh tumpukan emas, dan uang, ia akan buta terhadap yang namnya kebaikan.

Wanita yang cantik, kehidupan berfoya-foya, dan serba ada tidak akan menyajikan kenikmatan hidup kita di dunia ini. Makanan yang nikmatpun jika melampaui batas hanya akan menimbulkan penyakit. Lantas apa yang akan menjadi kita hidup dengan nikmat dan bahagia di dunia ini ?

"Barang siapa menginginkan soal-soal yang berhubungan dengan dunia, wajiblah ia memiliki ilmunya ; dan barang siapa yang ingin (selamat dan berbahagia) di akhirat, wajiblah ia mengetahui ilmunya pula; dan barangsiapa yang menginginkan kedua-duanya, wajiblah ia memiliki ilmu kedua-duanya pula". (HR. Bukhari dan Muslim)

Keutamaan yang paling utama di dunia ini ialah ilmu yang bermanfaat, yang berisi penuh dengan kebaikan. Dengan ilmu yang baik dan penuh dengan pedoman pada Al-quran serta meneladani hadist Nabi Muhammad SAW insyaAllah kita akan dapat  meraih kesucian diri, kesejukan jiwa, dan perasaan puas dengan yang ada pada diri kita.

Dengan ilmu kita dapatkan wanita yang shalehah untuk menemani kita dalam mendidik anak dan menggapai surga. Ilmu kita gunakan untuk mencari kegemaran yang bermanfaat bagi kita didunia dan menuntun kita ke kebaikan di akhirat. Ilmu kita gunakan untuk mencari kekayaan yang kita inginkan tapi tidak membutakan kita dengan kebaikan, sehingga mata kita cukup jernih untuk melihat mana yang halal dan mana yang tidak baik bagi kita dan keluarga kita.

Maka mulai saat ini teruslah berusaha sebaik mungkin untuk selalu menperdalam ilmu kita. Jangan pernah puas dengan ilmu, semoga kita dapat meraih kenikmatan dunia, yang juga bisa menunutun kita menuju surganya Allah SWT.

  • view 455