Ukhti, kamu itu wangi

Muhammad Isran
Karya Muhammad Isran Kategori Renungan
dipublikasikan 01 Oktober 2016
Ukhti, kamu itu wangi

Ukhti, aku tahu kamu itu memiliki rasa cinta. Aku tahu cinta itu anugrah, cinta itu fitrah buat kamu, baut aku, dan kita semua.  ukhti rasa cintamu, rasa suka kamu, tidak semestinya kamu ungkapkan dalam bentuk pacaran, tidak seharusnya kamu berada dalam kemaksiatan.

Untuk bukti rasa cintamu, untuk pengungkapan rasa sayangmu pada kekasihmu yang belum halal, tidak seharusnya kamu merelakan apa saja dari dirimu. Kau itu bunga yang mekar, memiliki mahkota indah, menbawa wangi yang sejuk. Maka jaga kemekaran bungamu, pelihara mahkotamu, pertahankan wangimu.

Apa yang kau cari dari cinta kamu yang belum halal ? apa yang kamu dapatkan dari sayangmu yang belum terikat pernikahan ? Tidak lebih semua hanya kemaksiatan.

Jangan hanya demi cinta kamu serahkan mutiramu, kau relakan mahkotamu. jangan hanya demi sayang kau pudarkan wangimu. Jangan demi cinta padanya kamu sampai dibutakan dengan cinta kepada Allah. Jaga keanggunanmu, jaga kesucianmu, jaga mutiaramu. Kecantikanmu, dan keanggunanmu bukan untuk dipertontonkan, bukan untuk menjadi tempat persinggahan.

Ukhti jangan sampai kamu menjadi bunga yang layu, jangan sampai wangi mu ternodai. Kamu itu istimewa, wangi dan kecantikanmu diberikan Allah untuk dipersembahkan kepada suamimu.