Penyempurnaan Cinta

Muhammad Isran
Karya Muhammad Isran Kategori Renungan
dipublikasikan 24 September 2016
Penyempurnaan Cinta

Ketika kamu saling mencintai,saling menyayangi, saling pengertian, tak pernah membenci, tak pernah menyakiti, tak pernah mengkhianati, tidak pernah saling mengecewakan. Dimana ada dia selalu ada kamu. ini memang kisah cinta yang sangat romantis.

Saat seperti ini adalah saat-saat yang sangat tidak inginkan untuk berpisah, saat yang menyakitkan untuk putus. Tapi ingat jika kisah cintamu belum terikat dengan sebuah akad pernikahan, jika kamu belum saling menyayangi dalam keadaan halal, putus memang sebuah pilihan.

 

Mungkin rasa sayangmu memang tinggi, ketakutan untuk berpisah memang besar. Tapi sadarlah, apakah kamu akan selalu saling mencintai dalam kemaksiatan ?  Apakah saling menyayangi dengan orang yang belum halal untukmu ? Dalam islam tidak ada yang namanya pacaran jika akad belum terucapkan!

Sakit memang untuk memutuskan. Tapi lihatlah seseorang untuk mencapai titik kesukses-an karirnya yang besar ia butuh perjuangan yang sangat keras. Untuk sebuah cinta yang sempurna butuh sebuah pengorbanan.

Jika kamu belum sanggup untuk menikah, jika kamu belum merasa pantas unuk berumah tangga, segeralah akhiri hubungan pacaran kamu. Memutuskan cinta yang belum halal ini ialah sebuah pengorbanan. Sebuah pengorbanan yang membutikkan jika kamu benar-benar sayang padanya, kamu tidak mau bermaksiat dengannya. Kamu tidak mau ia terbawa dalam cinta yang diringi dosa-dosa.

Sakit, memang sangat menyakitkan. Tapi relakah kamu melihat orang kamu cintai hidup dalam kemaksiatan bersama kamu. inilah sebuah pengorbanan, pengorbanan untuk membuktikan bahwa kamu benar-benar cinta sama dia, kamu benar tidak ingin ia berbuat dosa, sebuah pengoranan untuk penyempurnaan sebuah cinta.

Nikahi atau putuskanlah, untuk mencapai cinta yang sempurna.

  • view 2.6 K