Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Catatan Harian 29 Februari 2016   22:40 WIB
"Tertampar"

Beberapa hari yang lalu saya mendownload video tentang menghafal al-Qur?an. Setelah sekian lama saya meninggalkan al-Qur?an, saya merindukannya kembali. Namun, kerinduan itu belum mewujud kedalam tindakan nyata. Melalui beberapa video yang saya download, saya berharap ada suntikan motivasi untuk kembali mengakrabi al-Qur?an.

Setelah mendownload 10 video tentang menghafal al-Qur?an, saya tidak langsung menontonnya. Beberapa hari, hanya dilihat secara sekilas. Hingga pada akhirnya, pada hari ini, ketika saya sedang sendiri di kontrakan, saya mencoba menontonnya secara intenstif. Saya tiba di satu video yang menayangkan beberapa anak kecil yang diberi nikmat oleh Allah SWT berupa kemudahan dalam menghafal al-Qur?an. Ada seorang anak kecil dari Iran yang di usianya yang sangat muda sudah hafal al-Qur?an. Kemudian, ada juga seorang bocah kecil asal Indonesia yang di usianya 6 tahun sudah mampu menghafal 30 juz. Bahkan ia dipercaya untuk menjadi wakil Indonesia pada lomba tahfidz Internasional. Pada akhirnya, subhanallah ia mampu mendapatkan nilai nyaris sempurna, 98, 00 dari total nilai 100.

Informasi tentang anak ini dalam menghafal al-Qur?an yaitu selama satu hari adalah sebanyak 5 halaman. Begitu membuat kita iri?saya terutama. Lalu, kemana saya selama ini? Sudah hidup 23 tahun di dunia namun tidak mengisinya dengan aktivitas positif terhadap agama yang saya cintai dan saya peluk dari kecil ini. Dia adalah Musa, seorang penghafal al-Qur?an yang dinobatkan sebagai juara hafidz cilik dalam program yang diselenggarakan oleh salah satu stasiun televisi swasta di Indonesia. Berkat keunggulannya ini bahkan salah satu juri mencium tangannya sembari tak kuasa membendung air matanya. Seketika itu pula, beliau memberikan nasihat kepada para orang tua untuk mendekatkan anak-anaknya kepada al-Qur?an.

Di tayangan video ini saya tertampar. Saya tak kuasa menahan laju air mata yang menganak sungai di pipi. Mata yang Allah titipkan kepada saya, saya lihatkan pada hal-hal kotor, hal yang dibencinya. Bukan malah membaca halaman demi halaman al-Qur?an yang merupakan kalam agung-Nya. Semoga Allah memberikan kesempatan kepada saya untuk menebus dosa-dosa mata itu dengan menghafal al-Qur?an.

Ya Allah, saya berharap semoga penyesalan ini bukan hanya tobat yang kembali kumat pada suatu saat. Harap yang saya pinta, saya ingin ini menjadi awalan perubahan yang drastis dalam hidup saya menuju jalan-Mu yang hanif. Semoga tak ada lagi kerling mata nakal dari mata saya dilihatkan kepada yang bukan haknya. Semoga mata ini menjadi hujjah kelak di hari akhir karena telah bersusah payah digunakan untuk menghafal al-Qur?an. Aamiin.

Ya Allah, semoga usia yang masih tersisa ini bisa dimaksimalkan untuk menjadikan al-Qur?an sebagai teman hidup sampai akhir hayat yang tak henti-hentinya dibaca dan dihafalkan. Semoga saya didekatkan kepada orang-orang yang mencintai al-Qur?an dengan sepenuh jiwa karena mengharap ulur ridha-Mu. Semoga saya bisa memberikan kado 30 juz bagi kedua orang tua saya. Semoga Allah memeluk mimpi mulia ini.

?

?

?

Muhammad Irfan Ilmy

Diselesaikan pada 2 Februari 2016

Di ruang tamu kontrakan

Negla, Bandung?

?

sumber gambar: di sini?

Karya : Muhammad Irfan Ilmy