Aku Jatuh Cinta: pada Kata

Muhammad Irfan Ilmy
Karya Muhammad Irfan Ilmy Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 06 Februari 2016
Aku Jatuh Cinta: pada Kata

?

Aku jatuh cinta: pada kata-kata. Siapa sih yang menemukan kata-kata pada pertama kali? Kemudian, siapa pula orang yang belajar merangkainya menjadi kalimat singkat namun banyak makna yang diikat? Tega nian orang itu. Gara-gara dia, aku kini jadi tak karuan tiap hari. Dibuat melayang, dibikin senyam-senyum sendiri, jadi lupa sarapan pagi karena membacanya lalu menghayatinya, lalu mencoba membuat puisi serupa meski akhirnya aku tak bisa. Sedih sekali. Tapi, aku terus mencoba. Siapa tahu ada yang tertarik menjadi penikmat puisi-puisiku nanti: paling tidak isteriku, anakku, cucuku, anak dari cucuku, atau murid-muridku nanti.

Karena dia, banyak lapis makna yang kuserap dari puisi yang dibuat sejak bertahun-tahun lamanya yang menebas jarak waktu dari para penyair sakti. Bahkan sejujurnya aku menjadi sebegini ?gila?nya pada kata-kata adalah karena ulah penulis-penulis muda. Jadi, bagaimana aku membalas budi baik mereka yang telah mengenalkanku pada penulis-penulis dan penyair-penyair masa lampau. Itu semua karena kamu yang iseng-iseng mencipta kata lantas menjadikannya seikat kalimat indah. Siapa sih kamu? Karena kamu, aku jadi harus menulis skripsi hanya untuk mendapatkan tambahan nama S.Pd. di ujung asma yang dikadokan kedua orang tuaku, menjadi Muhammad Irfan Ilmy, S.Pd. Coba saja tidak pernah ada kata-kata, mungkin skripsi hanya berisikan simbol-simbol yang semau pemiliknya saja. Tidak harus diusaikan berbulan-bulan.

Kamu harus bertanggung jawab atas kegalauanku tiap malam. Kamu harus membelaku dari cercaan teman-teman karena setelah membaca satu puisi yang penuh arti aku jadi berteriak-teriak tak karuan. Tubuhku dirasuki sesuatu yang aku pun tak tahu apa. Pekik ekspresi, ?aaaaahhhhh?, lengking bunyi, ?ieeeehhhhh? keluar begitu saja dari mulutku yang belum sikat gigi.

?

Bandung, 4 Februari 2016

Muhammad Irfan Ilmy

  • view 203