Sepasang

Muhammad Irfan Ilmy
Karya Muhammad Irfan Ilmy Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 09 Maret 2017
Sepasang

“Kunci kita mungkin bisa membuka lebih dari satu gembok. Sama, gembok kita mungkin bisa dibuka lebih dari satu kunci. Tapi jodoh adalah kalau kunci dan gembok kita berpasangan sama gembok dan kunci satu orang saja.”

Mutia Prawitasari, Teman Imaji

 

Sebagaimana semua yang ada di dunia diciptakan berpasang-pasangan, begitupun kata-kata dan juga kita. Walau semuanya mungkin saja berdampingan, bersisian semaunya, kecocokan tak pernah singgah dengan mudah.

Cocok adalah permasalahan saling nyaman di antara masing-masing pihak. Selain terpengaruh peran pengupayaan, rasa kesesuaian juga merupakan pemberian. Jangan lupa!

Kata-kata enak dibaca manakala pemilihannya tepat sehingga penuh menjadi deretan kalimat-kalimat. Memberikan kesan damai seusai dicerna. Apalagi disertakan pemaknaan mandalam ketika menuliskannya. Lengkap sudah. Kata-kata menjelma ajakan berbuat kebajikan.

Sebagaimana kata-kata, kita pun telah dipasangkan. Aku-kamu menjadi kita. Kamu-dia menjadi kalian. Dia-dia menjadi mereka. Menjadi pembuka bagi pintu tiap-tiap kita. Pantaskah untuk mencemaskan kemungkinan-kemungkinan yang tak jelas ujung pangkalnya?

Barangkali khawatir berlebihan tanda ketidakpercayaan. Aku sering dihinggapi ketidaktenteraman hati perihal hal-hal seperti ini. Aku mungkin terlalu banyak memikirkan dan tidak dominan menyerahkan untuk lebih rida menerima. Gelisah yang muncul sebagai buahnya.

Semoga kamu tidak. Atau kalau iya, itu penegasan kalau aku dan kamu memang ditakdirkan menjadi kita. Menjadi bersama.

Semoga kita adalah dua kata yang sepadan untuk disandingkan. Melahirkan banyak kalimat pengingat. Beranak pinak jadi paragraf yang meneguhkan harap-harap. Semoga kita jadi buku yang layak untuk dibaca banyak orang. Tidak membosankan apalagi membuat tak tertarik membukanya sama sekali.

 

Muhammad Irfan Ilmy | Bandung, 28 Februari 2017

sumber gambar: Greatfon

  • view 70