Agama, modernitas

Muhammad Amin
Karya Muhammad Amin Kategori Agama
dipublikasikan 01 Februari 2016
Agama, modernitas

Penyebab utama kenapa saintis jaman dahulu masih bisa memeluk agama itu karena jaman dahulu belum banyak data semesta yang mereka ketahui.

Misalnya Ibnu Sina atau Al-Hazen tahunya bumi ini pusat alam semesta, bahkan ilmuwan sekelas Newton pun tidak tahu bahwa ada trilyunan matahari dan milyaran galaksi di semesta ini.

Setelah Darwin dan Wallace mengeluarkan bukti evolusi, lalu Hubble membuktikan bahwa bumi hanyalah setitik noktah tak berarti di semesta yang maha luas, barulah mayoritas ilmuwan menjadi tidak beragama walaupun masih ada yang percaya Tuhan.

Agama bagi saintis modern adalah bukti kebodohan manusia, kalaupun ada yang percaya 'Tuhan' mayoritas yang dianggap Tuhan adalah semesta itu sendiri seperti pandangannya Einstein dalam panteismenya, atau 'Tuhan' yang menciptakan Big Bang dan lepas tangan setelah itu.Itupun sejak dimungkinkannya adanya energi negatif penyebab Big Bang, saintis semacam Stephen Hawking memproklamirkan diri sebagai ateis.

Mayoritas saintis modern adalah penganut agnostik yang memproklamirkan diri tidak tahu tentang Tuhan, atau ateis yang menganggap Tuhan dalam pengertian tradisional itu tidak ada. Yang pasti mereka menganggap agama tidak menjelaskan semesta sama sekali, bahkan sering memperkeruh pandangan manusia atas semesta. Sejak jaman Einstein, saintis sudah berani menyerang dogma agama dimana sebelumnya hanya para filosof yang berani merambah kesana.

?

?

  • view 132