Bayar Zakat di Bulan Baik, Paling Praktis #pakeTCASH Aja!

Bayar Zakat di Bulan Baik, Paling Praktis #pakeTCASH Aja!

Anonim (Sementara)
Karya Anonim (Sementara) Kategori Motivasi
dipublikasikan 26 Mei 2018
Bayar Zakat di Bulan Baik, Paling Praktis #pakeTCASH Aja!

Hai, Kawan! Sebelumnya, aku mau mengucapkan, “Selamat menunaikan ibadah puasa untuk kawan-kawan yang merayakannya!”

 

Di bulan suci yang penuh berkah ini, aku mau nulis tentang tips praktis membayar zakat di era digital. WOW, pastinya cocok banget jadi solusi untuk tetap beribadah dan beramal di manapun, khususnya untuk kita si millennials yang sangat mobile ini.

Kawan, tahu nggak sih, ZAKAT itu sama WAJIB-nya lho dengan sholat!

Saking wajibnya, di kitab suci Al-Quran berkali-kali disebutkan, “…laksanakanlah sholat dan tunaikanlah zakat…” (Q.S. Al-Baqarah 43, 83, 110 ; Q.S. An-Nisa 77 ; Q.S. Al-Hajj 78 ; Q.S. An-Nur 56 ; Q.S. Al-Ahzab 33 ; Q.S. Al-Mujadilah 13 ; dan Q.S Al-Muzzammil 20).

Bahkan, di dalam Rukun Islam pun, ibadah zakat disebutkan pada urutan ke-3 setelah sholat, dan sebelum puasa.

 

Bicara tentang zakat fitrah, umumnya umat Muslim sudah tahu tentang kewajiban yang satu ini. Setiap menjelang Idul Fitri, tentunya kita sekeluarga nggak ketinggalan dong untuk membayar zakat yang wajib dikeluarkan setiap tahun ini.

Padahal, selain zakat fitrah, ada jenis zakat-zakat lainnya yang hukumnya juga wajib. Artinya, bila zakat tersebut tidak kita keluarkan, maka kita akan berdosa (Naudzubillahimindzalik).

Tidak terbayarkannya kewajiban tersebut berawal dari ketidaktahuan atau merasa bingung, “Sebenernya apa aja sih jenis zakat itu? Perasaan kok ribet banget, ada zakat penghasilan lah, zakat maal, perhiasan, tabungan, de-el-el… aduh pusiingg!”

Eitsss, jangan bilang ribet dulu guys! Simple, kok!

 

Pada dasarnya, harta yang wajib zakat itu terbagi menjadi 2 kategori:

  1. Zakat Profesi/Penghasilan
  • Dikeluarkan setiap bulan;
  • Meliputi seluruh penghasilan yang kita dapatkan selama satu bulan (gaji, penghasilan dari bisnis, serta pemasukan lainnya) dikurangi dengan nominal kebutuhan primer dan tanggungan dalam satu bulan;
  • Nisabnya adalah setara 522 kg beras. Harga beras (saat ini) per kg-nya adalah Rp 6.500, sehingga nisab zakat profesi adalah Rp 3.393.000.
  1. Zakat HaHarta/Maal
  • Dikeluarkan setiap tahun;
  • Meliputi seluruh harta/kekayaan/investasi yang disimpan (tabungan/giro/deposito, logam mulia, surat berharga, properti, kendaraan, barang mewah, dsb) dikurangi dengan hutang jatuh tempo dari masing-masing instrumen investasi pada saat membayar zakat.
  • Nisabnya adalah setara 85 gram emas 24 karat. Harga emas (saat ini) per gram-nya adalah Rp 530.000, sehingga nisab zakat maal tahun ini adalah Rp 45.050.000.

Adapun, jumlah zakat yang wajib dikeluarkan untuk keduanya sama-sama sebesar 2,5% dari Nominal Wajib Zakat.

 

Bagaimana cara menghitung Nominal Wajib Zakat? Gampangnya adalah, selisih dari jumlah total penghasilan atau kekayaan dikurangi dengan jumlah total pengeluaran.

Untuk lebih jelasnya, kita ambil contoh berikut:

Seorang karyawan swasta memiliki gaji bulanan sebesar Rp 10.000.000. Pada bulan ini, ia mendapat pemasukan lain dari online shop yang dikelolanya sebesar Rp 1.500.000. Pengeluaran primer rutin bulanannya antara lain Rp 2.500.000 untuk membayar sewa apartemen, Rp 2.000.000 untuk makan, Rp 750.000 untuk transportasi, dan Rp 250.000 untuk lain-lain. Karena masih single, ia pun belum memiliki tanggungan. Maka,

Nominal Wajib Zakat      = Jumlah Total Penghasilan – Jumlah Total Pengeluaran

                                                     = Rp 11.500.000 – Rp 5.500.000

                                                     = Rp 6.000.000

Karena Rp 6.000.000 sudah mencapai nisab zakat profesi ( ≥ Rp 3.393.000), artinya WAJIB ZAKAT.

Pada akhirnya, jumlah zakat yang dibayarkan bulan ini adalah 2,5% dari Nominal Wajib Zakat (Rp 6.000.000), yaitu Rp 150.000.

Begitulah cara gampang untuk hitung-hitungan zakat. Nah, terus ke mana dong bayarnya?

 

Di era digital seperti sekarang ini, banyak alternatif pembayaran zakat secara virtual/online yang sangat praktis dalam satu klik. Salah satu aplikasi pembayaran zakat yang paling simple adalah via TCASH wallet.

By the way, aku suka banget #pakeTCASH dalam berbagai transaksi sehari-hari, karena #pakeTCASH itu praktis, banyak cashback-nya, banyak ngasih bonus, daaannnn… sebagian besar merchant-nya itu adalah brand favorit masa kini lho, dari mulai makanan sampai entertainment (bisa kepo langsung di tsel.me/MerchantTCASH). Pokoknya, #pakeTCASH ituuuu… #CASHJAMANNOW banget deehh!!!

Semua Bisa #pakeTCASH termasuk bayar zakat atau sekedar beramal lho guys! Buat kawan-kawan yang belum #pakeTCASH, kalian bisa download di tsel.me/TCASHID dan untuk info lengkapnya bisa di-kepo-in di tsel.me/CaraPakaiTCASH

 

Nah, sekarang aku mau ngasih tutorial step-by-step BAYAR ZAKAT #pakeTCASH:

1. Masuk ke aplikasi TCASH wallet
2. Klik icon “Bayar Beli”
3. Klik “TAGIHAN BARU”


4. Scroll ke bawah, pilih “DONASI”
5. Nah, di sini akan ada beberapa pilihan lembaga amil zakat yang sudah bekerja sama dengan TCASH (jadi tentunya transaksi dijamin aman 100%), pilih salah satu lembaga/mitranya
6. Masukkan nominal dana zakat yang akan dibayarkan, lalu klik “LANJUT” (karena ini dalam rangka beramal, nominalnya aku sensor ya guys!)


7. Akan muncul halaman konfirmasi yang berisi mitra tujuan, jumlah, dan biaya admin (bebas alias nol rupiah lho, ini dia benefit lainnya yang aku suka banget), setelah oke klik “KONFIRMASI”
8. Masukkan 6 digit PIN TCASH wallet
9. Berhasil!

Terbukti kan, Semua Bisa #pakeTCASH !!! Ahamdulillah, aku pun bisa menghemat waktu dan menjalankan ibadah puasa dengan tenang, karena aplikasi TCASH wallet banyak memudahkan transaksi virtualku sehari-hari.



Oh iya, ini adalah fotoku bersama anak-anak Learning Camp Beasiswa Perintis Pena Bangsa tahun 2016, di mana event tersebut adalah salah satu program pendidikan yang terselenggara dari dana zakat untuk siswa-siswi yang membutuhkan.

 

Mau melihat lebih banyak lagi senyuman umat di negeri ini? Tunggu apa lagi, ayo bayar zakat!!!

Yuk, #JadiBaik di Bulan Baik #pakeTCASH

Puasa lancar, zakat pun terbayar!

  • view 146