Awal Babak Baru

Muafa R.
Karya Muafa R. Kategori Kesusastraan
dipublikasikan 15 Agustus 2016
Awal Babak Baru

Tentang gadis keraton Jogja

Kamu serius sekali dimejamu, mungkin sedang menghitung lembaran-lembaran rupiah, atau sedang mencoret sesuatu di lembar kertas, sambil bersenandung lirih lagu kesukaanmu, pelan, tapi aku bisa dengar. Pagi ini semakin hangat saja, apa lagi ditambah tawa khas milikmu, juga senyum singkat saat kemu sedang berfikir kemudian memandang ke arah selain mejamu lalu tak sengaja menatapku. Ah sebenarnya tak selalu tersenyum, mungkin hanya halusinasi.

Pagi ini ada yang berbeda, entah  apa itu aku kurang tahu pasti, hanya berbeda saja, seperti debar yang tak biasa, dari hari-hari sebelumnya. Mungkinkah aku sedang… ah, ngaco. Sesekali aku ingin mengajaknya makan, hanya berdua, atau  bertiga. Ah, mimpi apa lagi aku? Aku siapa, hanya seorang yang tak punya. Kamu sudah biasa kemana-mana menyetir mobil sendiri, sedang aku naik motor pun masih sering oleng. Kamu punya rumah gedong yang mungkin jumlahnya lebih dari satu, sedang aku anak kos yang tinggal sendiri, kadang rela tak makan untuk bayaran bulanan. Ah, aku siapa?.

  • view 195

  • Simfoni Negeri
    Simfoni Negeri
    1 tahun yang lalu.
    Kasihan
    Seperti orang yang memndam rasa pada teman dekat kosan. Heuheu. Masih ada beberapa sudut pandang yang keliru. Ini bercerita tentang "mu" atau tentang "nya". Pakai sudut pandang orang pertama atau orang ketiga.