Kota-Kota di Maroko

Robot Mr
Karya Robot Mr Kategori Sejarah
dipublikasikan 05 Agustus 2016
Kota-Kota di Maroko

Kota Islam Fez

Didirikan pada abad ke 9, mencapai masa kejayaannya pada abad ke 13 sampai abad ke 14 dibawah kekuasaan Dinasti Marinian. Kota ini terletak pada LU 34 03 40o BB 4 58 40 ditetapkan oleh UNESCO pada tahun  1981 pada kategori Kultural.

Kota Fez El Bali atau kota tua Fez merupakan kota berbenteng tua di Maroko. Kota ini dibangun oleh Sultan Idrisid Idris II pada abad ke 9. Kota Fez baru didirikan pada tahun 1276 oleh dinasti Marinian, kota Fez merupakan kota yang bebeas kendaraan bermobil dan memiliki penduduk paling padat didunia.

Kota  Fez dibangun pada tahun 808 oleh Sultan Idris II dengan dua pusat pemukiman yaitu komplek pemukiman Andalusia dan komplek pemukiman Quarawiyyia. Komplek Andalusia terletak disisi kanan kota Fez dan dihuni oleh para pengungsi pekerja Omeyyade dari Kordoba, Spanyol. Komplek Quarawiyyia  terletak disisi kiri kota Fez dan dihuni oleh masyarakat dari Kairouan yang dating pada abad ke 11.

Kota Fez mengalami kehancuran pada abad ke 11 dibawah kekuasaan Dinasti Almoravid, namun dua bangunan bersejarah pada dua wilayah kota Fez tersebut masih dalam kondisi baik. Bangunan tersebut yaitu Masjid Jama al Andalusia dan Masjid Al Karaouyine. Pada abad ke 13 kota Fez dibawah kekuasaan dinasti Marinian mengalami perluasan wilayah. Maka oleh Sultan Abu Yusuf didirikan kota Fez Al Jadid di sisi barat kota Fez El Bali. Serta dilanjutkan Pembangunan pemukiman Yahudi Mellah yang bersebelahan dengan kota Fez Al Jadid.

Kota Fez al Bali merupakan komplek khas Maroko yang tersusun atas tujuh bangunan yaitu masjid, madrasah, souks (pasar), foundouks (tempat penginapan dan perdagangan ), air mancur untuk wudu sebuah hammam (tempat pemandian umum), pertokoan kebutuhan pokok. Komplek jalan kota Fez dipenuhi para pengrajin kulit, pot tembaga dan keramik.

Masjid al Andalus dan Masjid Al Karaouiyane merupakan bangunan utama di komplek Medina kota Fez. Masjid Al Karaouiyane menjadi masjid utama kota Fez pada tahun 933, serta menjadi pusat kegiatan intelektual dan kebudayaan pada abad ke 12.  Masjid al Karaouiyane memiliki keunikan pada bangunannya, yaitu pada bagian muqarnas (lengkung stalaktit) yang dibangun pada abad ke 12 dibawah kekuasaan Dinasti Almoravid. Muqarnas berfungsi sebagai bagian utama bangunan masjid. Masjid Al Karaouiyane memiliki gaya arsitektur yang sama pada bagian paviliumnya dengan bagian Pavilium Court of Lions di Istana Al Hambra, Granada.

Masjid Agung Al Jadid dibangun pada tahun 1275 oleh Abu Yusuf. Komplek masjid ini berbentuk persegi dengan ukutan panjang 54 meter dan lebar 34 meter. Masjid Agung Al Jadid terkenal dengan kubah-kubah rusuknya yang sangat besar dan dipenuhi dengan hiasan dekoratif. Terdapat dua kubah yang meniru Masjid Agung Kordoba.

Kota Fez memiliki bangunan-bangunan madrasah yang indah, yaitu madrasah Saffarin (1271), Al jaded (1320), Misbahiyah (1346) dan Madrasah Attarin yang terkenal sangat megah, bangunan ini meniru hiasan yang terdapat di Istana Al Hambra di Granada.

Kota Marrakesh

Kota Marrakesh dibangun pada tahun 1071-1072 diataslahan seluas 700 hektar oleh Yusuf bin Tachfin atas perintah Abuk Bakar bin Ibn Umar dari Dinasti Almuraowi. Nama Marrakesh berasal dari bahasa Tamazight atau berber yaitu Mur (n) akuch, yang berarti tanah Tuhan. Asal kata Mur pada saat ini dalam bahasa berber digunakan sebagai bentuk wanita dari tamurt. Orang Perancis menyebutnya Marrakech,orang Inggris menyebutnya Marrakesh dan orang Jerman menyebutnya Marrakesch. Nama Maroko sendiri diambil dari kata Murrakush. Kota Marrakesh menjadi ibukota dari daerah Marrakesh-Tensift-ElHaaouz. Marrakesh memiliki pasar terbesar di Maroko dan alun-alun teramai di Benua Afrika. Alun-alun tersebut yaitu Djemaa El Fna.

Kota Marrakesh adalah kota terbesar kedua di Maroko setelah kota Casablanca, kota ini mendapat julukan “kotanya Maroko”. Kota Marrakesh didirikan dengan alasan untuk menjadi wilayah yang netral antara  dua suku bangsa yang sedang bersaing. 

Pada masa kekuasaan Dinasti Almohad dilakukan pembangunan di atas lokasi bangunan-bangunan lama seperti di atas reruntuhan Kasbah Abu Bakar, masjid Ibnu Tachfin dan Istana Ali bin Jusuf. Masjid Koutobia memiliki menara-menara masjid yang identic dengan bangunan di Giralda Seville, Spanyol.

Tahun 1269 ibukota dipindahkan dari Marrakesh ke kota Fez oleh Dinasti Marinids, pada masa ini Dinasti Marinids membangun Madrasah Ibnu Yusuf.

Pangeran S’adi memerintah Maroko Pada tahun 1510 dan memnetapkan Marrakesh menjadi ibukota kerajaan.  Pada masa pemerintahannya dibangun Pusara Sa’adi dan istana el Badi. Selain itu dilakukan rekonstruksi bangunan masjid dan madrasah Ibnu yusuf serta masjid dan madrasah Sidi bel Abbles es Sebti.

Dinasti Alawiah memindahkan ibukota kerajaan ke kota Meknes,namun Marrakesh tetap berkembang dalam hal pembangunan seperti pembangunan Istana Bahia, Taman-Taman mewah Aguedal dan Menara serta danau buatan Garden of Delight yang merupakan pencitraan saat Nabi Muhammad dibawa oleh Malaikat Jibril.

Masjid Koutobia adalah salah satu masjid terbesar di Maroko dengan tampilan Hispanik Moorish, pada tahun 1147 dihancurkan karena oreintasinya terhadap Mekkah tidak benar. Kemudian atas arahan dari Abdul Al-Moumen dan selesai tahun 1158 oleh Behest Yakub Al-Mansur. Terdiri dari 16 aisle (jalan diantara tempat duduk) dan nave (bagian ruangan tengah).

Kota Meknes

Kota Meknes terletak di utara Maroko, 130 km dari kota Rabat dan 60 km dari kota Fes. Kota Meknes awalnya dibangun oleh bangsa Romawi pada abad ke 8. Suku berber menduduki Meknes pada abad ke 10 dengan sebutan “pemukiman Miknasa”. Meknes mencapai kejayaannya pada masa pemerintahan Sultan Moulay Ismail (1672-1727) ditandai dengan pembangunan masjid, mushola dan taman-taman di sekitar kota. Kota Meknes dibangun oleh pemimpin Dinasti Almurowi  dengan arsitektur militer seperti tembok-tembok tinggi bertujuan untuk benteng pertahanan.  Benteng pertahanan ini diperkenalkan oleh Yusuf bin Tachafin. Kota meknes memiliki beberapa pintu gerbang yaitu Bab Mansour La’alej, Bab Lakhunis, Bab Berdain dan Bab Jdid.

Air terjun Tagma menjadi sumber air di kota Meknes untuk mengairi air mancur, pemandian dan masjid.  Pada waktu itu kota meknes memiliki empat tempat pemandian.

Kota Tetouan

Kota tetouan dibangun oleh para pewaris Andalusia, kota ini memiliki peranan penting antara semenanjung Iberia dan pedalaman Maroko. Terdapat sebuah benteng di Tetouan yang dibangun pada abad ke 14, namun mengalami kerusakan berat akibat serangan dari Spanyol. Kota Tetouan dibangun kembali pada abad ke 15 oleh pengungsi dari Andalusia atas perintah Abu al-Hasan Ali al-Mandri, pemimpin pasukan Banu Al-Ahmar di Granada. Pembangunan tahap dua dilakukan pada abad ke 16 hingga abad ke 18. Bangunan tetouan tidak ada yang lebih dari dua lantai.

 Kota Essaouira

Kota Essaouira adalah kota pelabuhan yag memiliki benteng pertahanan Eropa abad ke 13 yang diterapkan untuk wilyah Afrika Utara. Kota Essaouira memiliki tempat berlabuh terbaik di pantai Maroko. Kota Essaouira merupakan sebuah kota dengan desain Cornut Planning. Kota Essaouira menjadi percontohan utama model perencanaan kota dan arsitektur Eropa dan Maroko.

Kota Essaouira memiliki tiga kawasan yang terpisah, yaitu Kasbah, medina dan Mellah. Kawasan Kasbah difungsikan sebagai pusat administrasi, pos pertahanan dan asrama militer. Kawasa medina dibangun pada abad ke 18 dan awal abad ke 20, terdapat pasar / Souk Jadid yang terletak di persimpangan jalan dari Bab Doukalla dan Bab Marrakesh. Pasar tersebut menjual ikan, rempah-rempah, padi dan barang-barang umum. Kawasan Mellah adalah pemukiman Yahudi (Toujjar Es Sultan) saudagar Sultan.

Kota Essaouira memiliki beberapa bangunan penting. Pertama, kubu benteng pertahanan yang terletak di ujung selatan kota. Kedua, gerbang kota yang merupakan Gerbang Laut dihiasi dengan ornamen-ornamen. Ketiga, bastion dan benteng pertahanan (borj) seperti Sqala pelabuhan, Sqala Medina dan Bastion Bab Marrakesh. Keempat, penjara di pulau lepas pantai sekarang di alih fungsikan menjadi tempat penangkaran burung. Kelima, Masjid Casbah dan Masjid Ben yossef. Keenam, gereja kaum Yahudi yaitu gereja simon Attias yang dibangun abad ke 19.

Dilihat 176