Catatan Secangkir Kopi Hitam

Catatan Secangkir Kopi Hitam


Kumpulan inspirasi yang terinspirasi dari secangkir kopi hitam. Tulisan tentang apapun yang muncul di pikiran dengan target 100 catatan. Abaikan alurnya nikmati saja. Masih dalam proses belajar menulis maafkanlah jika ada kesalahan dalam penulisan.

Kategori Acak

291 Creative Commons (CC) Atribusi

Rencana-Nya Day # 5 - CSKH

Rencana-Nya Day # 5 - CSKH Rencana-Nya Day # 5 - CSKH

Byurrrr...byarrr...byurrr...

Suara air yang tersiramkan ke tubuh dingin itu. Pagi ini Si Meong (panggilan ket-che untuk motor saya) sedang saya mandikan. DItengah udara pagi yang tidak terlalu dingin, ia hanya bisa pasrah saat air dingin dari selang menghujani seluruh bagian tubuhnya.

Sudah lama sekali ia tidak tersiram dan tersabuni dengan baik beberapa waktu. Memang kesempatan memandikan si meong baru datang hari ini, pagi ini.

Setelah segar dan kelihatan ket-che, si meong pun bisa diajak jalan-jalan eh maksudnya berangkat ke kantor dengan pe-de-nya.

dhilalah (baca: tiba-tiba), sore hari yang seharusnya bikin hati hepi karena bisa segera pulang dan bertemu si bidadari, disambut oleh mendung yang pekat, yang kemudian 10 menit turunlah butiran-butiran debu eh hujan dari langit.

Mengela napas panjang.

Pernahkah anda mengalaminya? Kendaraan sudah dicuci, disalonin bahkan, lalu sorenya duguyur hujan badai dan tentunya butiran, eh bukan hanya butiran tapi kiloan debu, lumpur menempel lagi di kendaraan anda.

Manusia berencana dan berupaya, Tuhan Yang Menentukan.

Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi setelah upaya maksimal kita untuk sesuatu, apapun itu. Kita yang makhluk lemah, hanya bisa berupaya sekuat tenaga serta bertawakkal se-ikhlas mungkin atas apa yang sudah kita upayakan.

Kemungkinan-kemungkinan apapun itu, baik, buruk, setengah baik, setengah buruk, bisa jadi sedang mengintai kita.

So...?

Jadi, merencanakan dengan sempurna bukanlah kesempurnaan abadi. Tetapi bisa disempurnakan dengan tawakkal serta doa yang ikhlas.

Semoga dengan adanya takdir atau kejadian yang "akan" menimpa kita membuat kita lebih khusu' dalam berdo'a, lebih berharap kepada-Nya, lebih menggantungkan semua yang kita upayakan kepada-Nya.

Tugas selanjutnya adalah menyiapkan hati yang percaya penuh kepada-Nya. Pahit, manis, hambar, asin, tergantung bagaimana kita menyikapinya. Bukan begitu kawan?

Bayangan si meong masih saja terukir di pantulan kopi hitam saya siang ini.

Muchsin  Ridlo

Rencana-Nya Day # 5 - CSKH

Karya Muchsin  Ridlo Kategori Project dipublikasikan 06 Februari 2017
Ringkasan
Rencana bisa saja berjalan separuh atau malah berubah. Bagaimana rencana anda kali ini?
Dilihat 26 Kali