Sebuah Solusi yang Memungkinkan

Monica Anggi JR
Karya Monica Anggi JR Kategori Ekonomi
dipublikasikan 28 Januari 2016
Finance & Marketing Strategy

Finance & Marketing Strategy


Enriching articles about finance and marketing strategy in new era

Kategori Non-Fiksi

3 K Hak Cipta Terlindungi
Sebuah Solusi yang Memungkinkan

Bagi negara-negara berkembang, mereka selalu menjadi subyek atas penilaian dari para Rating Agencies yang bisa kita bilang hanya untuk memenuhi target bunga laba yang dikejar oleh para investor. Sebenarnya, negara-negara ini bisa mendapatkan sumber daya dan jalan-jalan alternatif lain untuk menciptakan keadaan negara yang stabil dengan cara mengoptimalkan penggunaan pajak (tax and fee). Dengan cara ini, mereka akan tetap madani dan mandiri dari pengaruh Rating Agency. Selama negara-negara berkembang ini masih dinilai dan dievaluasi oleh perusahaan-perusahaan swasta, mereka harus memikirkan kembali ihwal pendekatan yang akan mereka lakukan terhadap Rating Agency.?

Rating Agency sendiri juga harus di reform dalam pelbagai cara. Pertama, para Rating Agency ini harus diawasi dan bekerja lebih transparan. Dalam hal pengawasan, kepentingan negara-negara berkembang harus diberikan perhatian khusus.

Kedua, kekuasaan atas tiga agency besar (Standard & Poor?s, Moody?s, & Fitch) haruslah dibatasi, termasuk pelarangan untuk ekspansi. Para pemegang otoritas keuangan harus bisa meningkatka jumlah dari para Agency yang lain, termasuk Public Agency atau setidaknya Non-Profit Agency. Anjuran ini memang sebaiknya direalisasikan untuk mengangkat kembali citra Rating Agency untuk kembali bisa dipercaya.

Ketiga, hukum yang memuat bahwa reaksi investor terhadap sebuah negara semata-mata hanya bersadar pada rating kredit harus diubah. Pihak dari para investor juga butuh untuk mengevaluasi risiko masing-masing (dengan tim ahli yang mereka miliki). Rating eksternal dari Rating Agency seharusnya dilihat sebagai informasi tambahan. Jadi kini, ada dua basis yang bisa dipakai sebagai bahan pengambil keputusan.

Negara-negara yang dievaluasi juga harusnya dinilai dari berbagai kriteria, terutama dari inti faktor ekonominya, seperti Gross Domestic Product per kapita dan pertumbuhan ekonomi. Bagaimanapun, sebuah rating seharusnya tak semata-mata dinilai karena pendirian paham pro-bisnis yang negara itu anut, tapi juga keberlanjutan pertumbuhan dan pengembangan negara itu sendiri. Program kesejahteraan untuk masyarakat juga harus dipertimbangkan sebagai salah satu kriteria penilaian.

  • view 247