Melawan Hoax dengan Menulis

Ram Ly
Karya Ram Ly Kategori Inspiratif
dipublikasikan 16 Oktober 2017
Melawan Hoax dengan Menulis

*Melawan Hoax Dengan Menulis*

 

_Oleh : Moh Ramli_

 

Di zaman arus teknologi semakin canggi, dan media yang semakin memanjakan penggunanya, pengaksesnya pun kini semakin luar biasa, sudah rahasia umum, dari yang masi setingkat Sekolah Dasar (SD) hingga yang sudah lanjut usia yang terbilang masi golongan awam. Tentu tidak ada yang salah, hak mereka, _wong_ uangnya mereka sendiri yang buat beli hp dan sebagainya.

 

Lalu apa problemnya ? yaitu, semakin banyak masyarakat yang berakses di media, semakin banyak pula masyarakat yang akan termakan virus berita bohong, yang lebih populernya adalah ‘’Hoax’’. Karena pun kita tidak bisa menutup mata bahwa, berita hoax ini sudah merajalela di media yang terpampang seperti di halaman-halaman terbuka seperti facebook. Hingga terasutlah masyarakat kita yang tergolong masi awam terhadap media, berita-berita yang sedemikian gemparnya, hingga di _share_ kemana-mana. Terjadilah konflik batin antar masyarakat (baca : menilai negatif dan kebencian kepada hal tertentu). Hingga kejadian tersebut mengakibatkan semakin mengkeruhnya relasi antar masyarakat kita.

 

Lalu apa solusinya ? tulisan ini tepatanya saya dedikasikan untuk para mahasiswa, yang secara tanggung jawabnya adalah sebagai perubahan dimasyarakat. Lalu apa ?

 

_Pertama_ , mahasiswa harus rajin membaca, namun hal inilah yang sampai saat ini belum kita sadari, mahasiswa hanya menjadi kaum monoton, belajar dikelas dan menjadi aktivis ini-itu, tanpa disadari pentingnya sebuah membaca. Bahwa membaca adalah asupan gizi yang harus dilakukan mahasiswa. Jika sudah tidak ada asupan gizi, maka kita akan menjadi mahasiswa kering secara inteletualitas, yang tidak mampu bertanggung jawab dan menjawab semua problematika yang terjadi di masyarakat.

 

_Kedua_ , setelah banyak membaca, tentu akan banyak pula pengetahuan, refrensi yang kita dapat. Selanjutnya menulislah, menulis apa saja yang kita tahu, kritisi dengan menulis apa yang salah terhadap yang kita baca dimana pun, termasuk media penyebar kebohongan, meluruskan apa yang sebenarnya itu adalah hoax. Karena itulah menurut hemat saya yang menjadi lawan terhadap berita hoax. 

 

Tulisan harus dilawan dengan tulisan. Karena seperti yang telah saya sampaikan diatas bahwa, banyaknya berita tertulis yang menimbulkan konflik dimasyarakat, menyesatkan dan menebar kebencian.

Dengan menulis kita bisa menegakkan kebenaran, dengan menulis kita bisa meluruskan apa yang salah hingga pengaruhnya terhadap masyarakat pun menjadi baik dan positif.

 

Akhirnaya, dengan kesadaran pentingnya literasi (baca : membaca dan menulis) kita akan benar-benar akan menjalankan separuh tanggung jawab kita, yaitu sebagai kaum perubahan atas permasalahan yang terjadi dimasyarakat. Karena saya yakin, hal ini akan menjadi lawan yang tangguh untuk memerangi berita-berita hoax yang notabenenya adalah perusak kedamain masyarakat kita.

 

*SELAMAT BER-LITERASI*

  • view 131