Inspirasi Kata

Awie M Noer
Karya Awie M Noer Kategori Motivasi
dipublikasikan 23 Desember 2017
Inspirasi Kata

Inspirasi Kata


Setiap kita terlahir sebagai Inspirator, menginspirasi diri sendiri sebuah tanggung jawab membuka tabir spiritual, menumbuhkan spirit dalam mendefiniskan arti sebuah kehidupan, merengkuh cita dan asa.

Kategori Spiritual

1.5 K Hak Cipta Terlindungi
Inspirasi Kata

Di sebuah kamar rumah sakit yang terletak di distrik kecil pinggiran sebuah kota,  tinggalah disana dua orang  pasien  laki-laki  yang  sudah  cukup berumur dan mereka mengalami sakit keras yang butuh penanganan intens di rumah sakit, mereka tinggal satu ruangan di rumah sakit tersebut sehingga setiap hari mereka saling bercakap-cakap dan bercengkerama selama berjam  –  jam, mereka  membicarakan  tentang banyak  hal  mengenai pasangan, keluarga, anak, hobi, pekerjaan, sampai tempat-tempat yang pernah mereka kunjungi.

Lelaki pertama yang tempat tidurnya agak jauh dari jendela  memiliki  penyakit  yang  cukup  parah,  sehingga  tidak memungkinkan dirinya untuk bangun dari posisi berbaring, sedangkan lelaki  kedua  yang  tempat  tidurnya  tepat  disamping jendela, mengharuskan  dirinya  duduk  selama  satu  jam   setiap  sore  untuk menjalani  terapi  pembersihan  paru-parunya, dan saat  lelaki  kedua tersebut  menjalani  terapi  paru-parunya,  lelaki  tersebut  selalu melihat keluar jendela, dan memperhatikan apa yang terjadi diluar jendela  dan menceritakan apa yang dilihatnya kepada sahabatnya sang lelaki pertama yang tidurnya jauh dari jendela.

“Di luar sana, terlihat ada sebuah danau yang airnya jernih yang dikelilingi dengan taman dan  dihiasi oleh bunga - bunga warna - warni indah dan sangat menawan, di danau tererlihat angsa - angsa yang berenang , sangat  cantik,  dan  beberapa  anak - anak  sedang  bermain, berlarian dan berkejar - kejaran di pinggir danau, ada beberapa pasangan terlihat berjalan bergandengan di tengah taman, di sisi lain tampak sebuah pohon tua besar menghiasi taman sehingga menampakkan kesan taman yang teduh, sedangkan jauh  di atas sana terlihat langit yang berwarna jingga, di hiasi awan laksana lukisan, sungguh sebuah senja yang indah.” Lelaki  kedua  tersebut  menceritakan apa yang dilihatnya dengan jelas dan sangat detail, sedangkan lelaki pertama hanya mampu berbaring sambil memejamkan mata membayangkan semua pemandangan indah yang ada di luar jendela tersebut seperti apa yang di visualisasikan oleh temannya yang duduk didekat jendela, dengan itu semua perasaannya menjadi lebih tenang dalam menghadapi hari-harinya di rumah sakit, semangat hidupnya menjadi lebih kuat, dan rasa percaya dirinya menjadi bangkit kembali sehingga tertanam semangat perjuangan di hatinya serta tekadnya untuk berjuang melawan sakit dan menyongsong kesembuhan.

Di hari yang lain  lelaki  kedua  menceritakan  bahwa di luar jendela sedang ada kegiatan   karnaval yang melewati taman dan suasananya  sangat  ramai  serta meriah disaksikan oleh riuh penonton dan peserta dari  anak  kecil  sampai orang tua, semua ikut meramaikan acara karnaval  dengan mengenakan bermacam-macam kostum yang lucu - lucu serta unik, meskipun lelaki pertama tidak dapat melihat dan mendengar suara karnaval tersebut, namun ia dapat melihatnya dari pandangan mata sahabatnya yangbmenggambarkan semua itu dengan kata-kata yang indah, begitulah seterusnya, hari demi hari terlewati, setiap detail peristiwa yang terjadi diluar jendela diceritakan oleh pasien yang duduk di dekat jendela tanpa terlewatkan hingga  satu minggu sudah mereka dalam satu ruangan bersama membuat hari - hari dirumah sakit berlalu dengan kesan yang indah, begitu setidaknya yang terus terlintas di pikiran pasien yang sakit parah dan tidur di tempat yang jauh dari jendela.

Di suatu pagi memasuki minggu kedua mereka tinggal di kamar rumah sakit, saat perawat membawakan masuk kamar untuk mengecek kondisi rutin pasien serta membawakan sebaskom air hangat  untuk mandi, perawat tersebut mendapati pasien lelaki kedua yang tempat tidurnya dekat jendela telah menghembuskan nafas terikhirnya dan meninggal dunia dengan tenang di dalam tidurnya, pasien tersebut akhirnya dipindahkan ke ruang jenazah. Pasien pertama yang sakit parah merasa sedih mengetahui temannya telah meninggal, dan hanya bisa mengenang cerita - cerita yang telah disampaikan temannya yang telah membuatnya semakin semangat dan menjadikan penyembuhannya semakin cepat.

Beberapa hari kemudian Pasien tersebut semakin membaik dan bisa bangun dari tempat tidurnya, penyakit yang dideritanya selama ini berangsur sembuh dan tubuhnya semakin kuat, dan dokterpun menyarankan agar pasien bisa sering bangun dan menggerakkan badannya agar membantu masa - masa penyembuhannya, di suatu pagi yang cerah pasien tersebut bisa berjalan meninggalkan tempat tidurnya, teringat akan cerita sahabatnya beberapa hari yang lalu tatkala dia masih terbaring sakit tentang keindahan taman dan pemandangan diluar jendela pasien tersebut tergerak untuk melihat diluar jendela untuk membuktikan betapa indahnya pemandangan diluar jendela seperti apa yang diceritakan oleh temannya yang telah meninggal.

Sesampai didekat jendela pasien tersebut kaget dengan apa yang dilihatnya, ternyata di luar jendela hanya ada tembok tinggi dan besar menutupi jendela, diluar jendela terlihat hanya gang kecil sempit karena ada tembok yang tinggi dan memanjang, dia heran kenapa tidak sama dengan apa yang diceritakan sahabatnya selama ini, sebuah cerita yang telah membuat dia semakin semangat menghadapi penderitaan sakit yang awalnya dokter sudah memvonis sulit untuk sembuh seperti sedia kala, tapi cerita - cerita tentang keindahan dunia itu menyembuhkan dia dari sakit parah yang dideritanya selama ini.

Masih tertegun menyaksikan kondisi sebenarnya diluar jendela, pasien itu dikagetkan oleh seorang perawat yang masuk dan hendak mengabarkan bahwa dua hari lagi pasien tersebut boleh pulang dan rawat jalan.

" Sus, apa sebenarnya yang terjadi, dan apa yang membuat temanku meninggal " tanya pasien itu kepada suster yang baru masuk

" teman bapak, pasien yang tidur di dekat jendela meninggal karena penyakit paru - paru yang sangat parah " perawat menjelaskan sebab temannya meninggal .

" temanku kemaren seperti orang yang sakit ringan, optimis dan selalu menceritakan tentang keindahan - keindahan pemandangan diluar jendela, tapi setelah aku lihat sekarang hanya tembok yang ada " pasien tersebut menjelaskan kesan tentang temannya yang telah meninggal.

Dengan agak kaget perawat menjawab dan menjelaskan sebenarnya yang terjadi pada pasien tersebut " teman bapak sebenarnya tidak melihat apa - apa, karena beliau buta jangankan pemandangan tembok itupun tak terlihat olehnya, mungkin beliau menyemangati bapak untuk terus semangat menghadapi rasa sakit "

Cerita di atas adalah sebuah ilustrasi yang aku baca dari sebuah buku, sebuah cerita yang sangat menginspirasi kita akan betapa hebatnya sebuah kata - kata. Kata semangat yang disampaikan dengan lembut, penuh cerita yang indah, unik dan merangsang kita sebagai pendengar maupun pembaca untuk ikut menjadi semangat adalah sebuah kata - kata yang memiliki kekuatan penyembuh bagi orang yang sedang sakit, patah hati dan lain sebagainya.

Kata - kata adalah obat yang sangat mujarab yang mambu membuat orang bisa menyembuhkan dirinya sendiri, banyak hal di dunia ini yang kadang terasa sulit untuk kita raih dan kita lakukan, tapi kadang dengan kata - kata sederhana yang tulus semua kesulitan menjadi ringan dan membuat kita semakin mudah mencari solusi, karena kata - kata mampu menggerakkan jiwa kita dan merangsang otak kita terus membayangkan hal - hal positif sebagai mana yang tertuang dalam kata - kata.

Marilah kita menginspirasi diri kita sendiri dan sekeliling kita dengan kata - kata positif dan penuh energi semangat, agar kata  demi kata sebagai produk yang keluar dari kita mampu menyejukkan dunia.

Katakanlah
bahwa dunia ini indah
dengan cinta
dengan kasih
katakanlah dengan sayang

kata
mengalir laksana air
sejuk mneduhkan

kata
ibarat embun
yang membuat kita
jadi nyaman
kala gerah melanda

walau kata bisa jadi pisau
menusuk sendi
tapi bijak berkata
akan menginspirasi dunia


Inspirasi kata

Awie M Noer

  • view 120