~*~ Layang Layang ~*~

Mohammad Taufiqurrahman
Karya Mohammad Taufiqurrahman Kategori Inspiratif
dipublikasikan 27 Januari 2016
 ~*~ Layang Layang ~*~

Ku ingin lepas, terbang bebas................

Itu bagian dari kisah layang-layang yang pernah aku dengar, layang-layang itu ingin terbang tinggi ke awan terbebas lepas dari benang yang mengekangnya, kemudian dia mencoba menggesek-gesekan benang yang memeganginya ke benang layang-layang lain dan akhirnya keinginannya pun terpenuhi, ia terbang bebas kemanapun angin membawanya tanpa bisa dikontrol lagi oleh benang yang biasa menemaninya dikala terbang di awan, namun tanpa disadarinya ternyata lama kelamaan ia akhirnya jatuh tersangkut ke ranting pepohonan dan akhirnya jatuh ke semak belukar bahkan comberan.

Terkadang dalam kehidupan kita punya keingnan layaknya layang-layang seperti kisah di atas. Kita ingin bebas sebebas-bebasnya tanpa ada yang mengekang, apalagi kalau sudah merasa dalam "posisi" yang tinggi dimana lagi merasa di puncak kejayaan dalam karir atau lagi deras-derasnya "dunia" mengalir. Godaan diri ini semakin ke atas anginnya semakin kencang, ingin sekalian bebas tanpa lagi peduli akan nasihat meski itu dari orang-orang terdekat.

Benang layang-layang itu ibarat nasihat yang akan selalu menemani kita, benang itu akan membangkitkan ketika kita terpuruk. Benang itupula yang akan mengendalikan ketika kita di atas supaya tidak terbang bebas tanpa batas yang justru akan menjerumuskan diri ke lembah kehinaan. Alangkah indahnya jika kita jadi "benang layang-layang" baik tuk diri sendiri maupun orang lain, sehingga kita bisa menjadi umat yang terbaik, sebagaimana dalam firman Alloh;

Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik. (Ali 'Imran;110)

Bila salah seorang dari kamu meminta nasihat kepada saudaranya maka hendaknya (yang diminta) memberi nasihat.? (HR Bukhari)

Dari hati lubuk yang dalam, teman-teman jadilah "benang" buat ku yaa, nasihatilah aku.....

  • view 112