Hubungannya udah lama (Melihat Sejarah Hubungan Politik Indo-Cina)

Mochamad Habib N Amali
Karya Mochamad Habib N Amali Kategori Sejarah
dipublikasikan 12 Februari 2016
Hubungannya udah lama (Melihat Sejarah Hubungan Politik Indo-Cina)

Saat ini masyarakat sedang di hebohkan dengan sikap pemerintah yang memaksa dan cenderung gegabah terkait proyek kereta cepat. Mengapa Cina? Mengapa bukan Jepang? Bagusan mana? Murah mana? Lebih menguntungkan yang mana? Lebih terjamin kualitasnya yang mana? Itu adalah pertanyaan-pertanyaan yang banyak muncul di kalangan para pengamat yang masih peduli dengan negeri ini.

?

Memang tidak dapat dipungkiri, sejak rezim inberkuasa, dari mulai ketika beliaunya masih menjabat di tingkat ibukota sampai tingkat negara, banyak proyek-proyek yang mengarah kearah sana. Cina maksudnya. Sebut saja proyek bis (rongsokan). Masih ingat kan?

?

Ternyata eh ternyata jika kita mau melihat dan belajar sejarah (baca Api Sejarah karangan Ahmad Mansur Surya Negara), disitu dijelaskan tentang pangreh pradja (pemerintah) yang di kendalikan oleh Taokeh. Dalam hal apa? Dalam hal politik ternyata. Siapa Taokeh, Orang Cina Ternyata. Kog bisa?

?

Jadi ceritanya gini. Ketika orang ingin menjadi pejabat, sebut saja calon lurah. Si calon tersebut butuh modal. Money politik nama gaulnya sekarang. Nah si calon nih kelimpungan nyari dana. Nah muncullah si Taokeh (Orang Cina) sebagai penyumbang modal. Pertanyaannya, mengapa bukan orang Cina saja yang jadi lurah? Jawabannya, karena mereka bukan penduduk asli bro. Sulit zaman dulu untuk jadi pejabat, apalagi orang Cina, udah di blacklist. Lagi pula orang cina itu suka dagang daripada magang ngurusi rakyat. Ribet kali ya. Makanya untuk memuluskan bisnisnya, dia gunakan tuh ikatan-ikatan terselubung dengan para calon.

?

Nah ketika si calon yang di danai itu berhasil jadi pejabat, nah disitulah watak orang Jawa muncul. Saling timbal balik bro. Biasa, saudara gitu. Habis dikasih, ya ngasih. Gentenan bahasa jawanya. Apa yang dikasihkan, ternyata yang dikasihkan adalah tenaga rakyat. Rakyat diperintahkan kerja sama orang Cina. Digaji seenaknya. Bisnis orang Cina dipermudah alias dilancarkan. Enak nggak tuh. Udah dulu yang belajar sejarahnya. Hehehe

?

Nah lantas bagaimana dengan sekarang? Mengapa pemerintah ngotot banget dengan proyek kereta cepat? Padahal hanyak UU yg dilanggar? Banyak utang yang ditanggung? Dan mengapa dengan Cina? Jangan-jangan pemerintah kita???? Ada apa hayo....??? #AyoMikir

?

#MariBelajarSejarah

#CatatanSeorangHabib

?

Referensi

"Api Sejarah" karya Ahmad Mansur Suryanegara

?

  • view 164