Memori dan Keterpisahan

Lentera Jingga
Karya Lentera Jingga Kategori Puisi
dipublikasikan 08 Juli 2018
Memori dan Keterpisahan

Pada suatu hari, kita akan berpisah dalam jarak yang cukup melelahkan.

Kamu memilih jalan yang berbeda.

Di bandara, kita pun saling melempar kata.

‘Selamat Jalan’

‘Jaga diri baik-baik’

‘Hubungi aku saat kau sudah tiba di sana’

Saat itu, kau tau, aku melempar senyum.

Sembari menghela napas, meneguhkan keyakinanku bahwa semua kan baik-baik saja.

Detik kemudian aku merasa bahwa senyumku dan tawaku tak membantu untuk rela kita berpisah.

Pada perjalanan pulang, aku hanyut dalam lamunan memori itu.

Memori kita pernah duduk bersama ditemani sepasang jus alpukat yang sudah setengah utuh.

Memori yang memberi bekas bahwa kamu pernah menghidupkan hati yang hampir mati.

Menenangkan aku di saat yang paling tepat.

 

Kamu, semoga bisa merasakan surat yang tak sampai ini.
















Sumber Thumbnail

  • view 78