Tentang memulai dan mempertahankan

Moana Luee
Karya Moana Luee Kategori Renungan
dipublikasikan 02 Juli 2017
Tentang memulai dan mempertahankan

Harapan setiap jiwa adalah bisa memenuhi keinginan sesuai dengan standar yang mereka miliki. Begitupun dengan aku yang memiliki harapan  bisa menjadi seperti a, memiliki kemampuan b, atau menjadi c.  Perencaan pun sering dibuat untuk bisa memenuhi itu semua. Tapi terkadang- lebih sering- harapan tidak sesuai kenyataan. 

Perencanaan.  Hal ini sering ada, biasanya hanya berputar-putar di dalam akal. "Aku akan melakukan ini dan itu dengan cara begini dan begitu".  Banyak hal, bahkan sangat banyak rencana rencana yang tepikirkan untuk memenuhi harapan tapi akhirnya rencana-rencana tersebut menguap begitu saja. Tidak ada langkah. Sulit untuk memulai.

Memulai. Memulai adalah salah satu hal yang terkdang -lebih sering- sulit, terlebih jika hal yang akan dilakukan adalah sesuatu yang tidak biasa dilakukan. Kata orang, mulailah dengan langkah pertama maka langkah kedua ketiga. Apakah itu benar? 

Mempertahankan Terkadang-lebih sering- sulit. Pencapaian akan sesuatu tidak akan terlepas dari yang namanya proses, berbicara proses adalah berbicara mengenai berapa lama kita mampu bertahan dan mempertahankan hingga tujuan tercapai. Tidak sedikit yang berhenti ditengah jalan, bahkan berhenti setelah langkah pertama tanpa sampai pada tujuan atau karena mengubah tujuan.

Tercapai.  Sedikit yang bisa sampai hingga akhir, hanya mereka yang memiliki komitmen kuat yang mampu bertahan hingga akhir. 

Apapun bisa terjadi setelah langkah pertama. Aku sering mengalami hambatan di memulai dan mempertahankan apa yang sudah direncanakan. Perencanaan itu selalu hebat, tapi komitmen yang kurang kuat sehingga berakhir ciat ciat . muehehe

Ini adalah tulisan curhat. Tentang aku yang komitmennya kurang kuat, sehingga perencanaan hanya berakhir dengan uap.

Ini adalah langkah pertama -sudah sangat sering langkah prtama yang serupa ini berakhir dengan uap- untuk melaksanakan perencanaanku. Perencanaan bagaimana aku bisa menjadi seorang penulis - menulis bebas - yang sudah aku rencanakan sejak SMP, yang padahal akupun masih ragu "Apakah aku bisa menulis?" , tapi keinginan dan harapan itu tidak pernah hilang  dan perencanaan-perencanaan selalu hadir dalam akal ku. Aku mencoba dan terus mencoba. Semoga kali ini aku mampu bertahan hingga akhir. Langkah pertama sudah kubuat, aku harus mampu untuk bisa membuat langkah kedua, ketiga, dst dan bertahan sampai akhir.

Aku yang tidak pernah membiasakan menulis. Yang baru memiliki satu karya berbentuk buku yaitu SKRIPSI - muehehe - dan ratusan tulisan di status sosial media -kebanyakan alay, huft-.

Aku yang tidak pernah menyegaja menulis

Aku yang selalu tidak Percaya Diri untuk memperlihatkan tulisanku

Aku yang begitu kesulitan membuat beberapa paragraf saja

Aku yang baru memulai belajar menulis...

2 JULI 2017- RUANG TAMU- DITEMANI SECANGKIR KOPI DAN  LAGU "KAU ADALAH DIRIMU"

Sumber gambar: Google

  • view 64