Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Catatan Harian 7 Agustus 2016   03:18 WIB
Cintaku, kita bertemu lagi

Malam ini begitu pekat, gelap bagiku. Ketika luka itu terbuka lagi. 9 tahun kita tidak bertemu, 11 tahun yang lalu cinta dihati ini masih tetap saja sama. Aku tidak pernah memaksamu untuk menjadi milikku karena itu tidak mungkin terjadi. Kamu telah mempunyai pilihan hati, dia yang kamu cintai

Malam ini , aku menghadiri pernikahan teman smp yang dulu pernah sekelas denganmu. Aku sangat berharap kamu dan teman temanmu pergi ke acara kondangannya sore hari. Biasa yang ku tahui perihal kamu dan teman-teman sekelasmu menghadiri acara undangan sore hari tapi malam ini , aku baru daja datang bersama seseorang yang mencintaiku. Kami duduk di kursi yang sudah disediakan untuk tamu, baru saja aku duduk sambil memainkan hapeku. Seseorang datang berbaju hitam. Gagah bersama seseorang disebelahnya mengenakan gaun hitam . rasanya aku semakin terpukul karena sejak dahulu yang aku tau, sosok wanita itu hanya ku lihat di sosmed miliknya, tapi malam ini aku melihatnya secara langsung. Kamu menoleh ke belakang. Kamu sama sekali tidak menoleh ke arahku. Kemudian kamu balik memanggil temanmu, wanitamu meninggalkan tempat resepsi. Saat kamu memanggil temanmu, kamu menghadap ke arahku. Sayangnya aku terdiam dan terpaku, menunduk sambil sesekali mencuri untuk melihat wajahmu yang lebih tampan saat sekolah dulu. Wajahmu di hiasi jenggot manja yang membuat kamu semakin manis. Rasanya aku ingin memelukmu dan mempertanyakan : apakah saat sekolah kamu pernah mencintaiku atau hanya keisenganmu ya g tebar pesona memberikan tanda tanda jika kamu menyukaiku. Tapi yang terjadi kamu mengatakan cinta saat SMA pada wanita yang hingga kini masih menjadi kekasihmu. Pertanyaankupun pupus, tidak berani aku menyampaikannya. Memanggil namamu saja , aku tidak berani. Entahlah , di hatiku masih saja ada kamu, kamu yang belum bisa dan tak akan pernah ku miliki. Aku memang bodoh, masih saja mengingatmu padahal ini sudah berlalu 11 tahun sejak pertama aku jatuh hati padamu. Seseorang yang kisahnya pernah ku ceritakan ke blogku sampai menang kisah itu, kisah kita pernah juga ku ceritakan pada editor dan salah satu penulis serta ke 2 pemenang lainnya kala itu. 

Bahkan 9 tahun yang lalu saat aku terakhir melepas kepergianmu di gerbang sekolah, menyampaikan kado dan surat. Di saksikan oleh sahabat-sahabatmu. Kini , kamu telah menjad seseorang yang hebat sekali, dahulupun kamu memang hebat juga , kamu pintar selalu menjadi yang pertama saat seangkatan. Sesekali prestasimu sempat dibalap oleh seseorang cewe dikelasmu. Tapi bagiku kamu terlalu berkarisma, entah rasanya sulit sekali menghapus kamu. 

Aku terpanah dan ingin rasanya mengambil foto kamu yang berada didepanku. Tepat didepanku. Tapi kamu bergerak alhasil ku hapus fotoku. Aku seperti paparazi memotomu diam-diam dari sudutku bersembunyi . inginku hanya mengambil foto kamu tapi adadaya yang ku foto adalah kamu, pengantin dan semua teman sekelasmu. 

Aku sadar disebelahku ada seseorang yang tidak ku cintai, tapi ia begitu mencintaikum jika dibandingkan dia dan kamu sangat terlihat sekali perbedaannya. Aku berfikir, kenapa tuhan mengirimkan dia yg mencintaiku. Kenapa bukan kamu saja, aku terkadang iri melihat seseorang yang mempunyai pasangan dengan fisik yang sempurna , tanpan, kaya, intinya dambaan wanita deh. Tapi sosok yang sebelahku saat ini, aku belum mencintainya , aku kedia belum ada cinta dan kitapun tidak ada hubungan. Jika nanti memang aku berjodoh dengan orang yang disebelahku. Aku hanya bisa pasrah dan ikhlas menjalani hidup bersama orang yang belum ku cintai, orang yang fisiknya tidak sempurna, sulit diterima

Aku ingin menangis menghadapi kenyataan malam ini, sementara air mata ini tidak boleh menetes. 

Karya : MissGalauSite Galausite