Pentingnya persatuan dan larangan untuk bercerai-berai

Pentingnya persatuan dan larangan untuk bercerai-berai Pentingnya persatuan dan larangan untuk bercerai-berai

“Risalah Al Ulfah baina Al muslimin”. - Ibn taymiyah. ( ngaji bareng ust Ali,  Ramadhan 1437 H/2016).

Pentingnya persatuan.

    Berkumpul dan bersatu adalah salah satu perkara paling besar yang diwajibkan Allah dan Rasul-Nya. Allah berfirman: ”Wahai orang-orang yang beriman bertaqwalah kalian kepada Allah dan janganlah sekali-kali kalian mati kecuali dalam keadaan muslim. Dan berpegang taguhlah kalian semua dengan tali Allah dan janganlah bercerai-berai.” Sampai dengan firman Allah:”Dan janganlah kalian menjadi seperti mereka yang bercerai berai dan berselisih setelah datang kepada mereka berbagai keterangan. Dan mereka akan mendapat siksa yang besar. Di hari dimana waktu itu ada wajah-wajah yang putih dan wajah-wajah yang hitam…” (Ali Imran: 102-106).

     Dalam risalah ini, Ibn taymiyah memaparkan beberapa perbedaan pendapat  dan bagaimana cara menyikapinya. Seperti perbedaan pendapat antara Aisyah dengan para sahabat yang lain dalam masalah doa, apakah didengar oleh mayit atau tidak. Begitu juga pendapat saat membaca basmalah menurut imam ahmad dalam shalat tidak perlu dengan jahr. Akan tetapi beliau membaca basmalah dengan jahr jika shalat di Madinah, karena penduduknya membaca basmalah dengan jahr.

    Begitu juga dengan bacaan qunut saat sholat subuh.menurut imam Syafi'i harus menggunakan qunut, sedangkan imam Hanafi tidak. akan tetapi  imam Safi'i tidak membaca qunut ketika beliau berziarah ke makam imam Hanafi. Sikap ini tak lain untuk saling menghargai pendapat dan menjaga ukhuwah.</p>

***

   Mengenai peristiwa pembubaran saat kajian ust Khalid Basalamah kemraen, sebenarnya hanyalah masalah klasik. perbedaan pendapat yang sebenarnya sudah ada sejak dulu. Hanya saja, sikap untuk menghargai pendapat perlu di tata lagi.  seperti contoh kisah imam di atas.  Saya sendiri sering, dan suka  mendengar kajian-kajian beliau via YouTube. Bahkan saya membeli buku “tukhfatul arusain”  karena beliau juga sedang mengkaji buku tersebut, dan saya juga sedang butuh kajian tersebut.

    Memang ada perbedaan pemahaman beliau, yang setahu saya beliau tak sepaham dengan mauliddan dan tahlilan ,  dan mungkin ini yang menurut GP Ansor NU Sidoarjo tak sependapat. Dan mengeluarkan surat edaran yg berisi bahwa ceramah ust Khalid tak sesuai dengan tradisi dan adat.  Bukankah ini hanyalah masalah khilafiyah saja. Asalakan tidak berbeda pendapat tentang masalah pokok (aqidah) itu tak masalah.

    Tak sepakat sebagian, bukan berati menolak seluruhnya. Bahkan dengan non muslim pun, kita boleh membenci kekufurannya  bukan berati harus membenci orangnya.

   Saking pentingnya menjaga persatuan, ibn taymiyah, mengatakan. “..bisa berbeda pendapat dalam masala ilmiah dan amaliyah, tetapi tetap bersatu/persaudaraan dalam dien”.

    Pada akhirnya, mari kita rapatkan shaff, kikis rasa ta’ashub pada diri kita, luruhkan ego golongan,  juga prasangka buruk terhadap yang lain, juga perasaan bahwa diri kita selalu dalam kebenaran dan yang lain selalu berada dalam kebathilan, seolah-olah hanya diri kita yang tahu soal agama.

 

 -WaAllahu a'lam bishowab.-

mirzam muh

Pentingnya persatuan dan larangan untuk bercerai-berai

Karya mirzam muh Kategori Agama dipublikasikan 06 Maret 2017
Ringkasan
Tak sepakat sebagian, bukan berati menolak seluruhnya. Bahkan dengan non muslim pun, kita boleh membenci kekufurannya bukan berati harus membenci orangnya.
Dilihat 31 Kali