Teman Hidup

mirzam muh
Karya mirzam muh Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 15 November 2016
Teman Hidup

Sore yang sesuatu.. 

Usai hujan menyisakan gerimis-gerimis kecil dan kilatan petir yang masih menyambar. 

 

"Senja yang kelabu" katamu 

 

"Kenapa?", tanyaku

"Kamu masih getir akan masa lalu?"

"Kemarilah, duduk di sampingku, temani aku minum teh. akan kubuatkan satu lagi teh tubruk panas,di tambah sedikit kayu manis menjadikan aroma senja  ini begitu khas."

 

 Oiya maaf ralat.

Aku tak sedang mencari teman untuk sekdar minum teh, aku sedang mencari TEMAN HIDUP.

Bersediakah??? 

"Cetarr"... tiba-tiba kilat menyambar. Cahayanya silau, seperti lampu flash kamera, seakan malaikat sedang memotret kita.

Sayangnya kamu malah menutup mata.

 

Tangerang, 14 November 2016

  • view 224