Sudah

Millaty Win
Karya Millaty Win Kategori Lainnya
dipublikasikan 08 April 2016
Sudah

Impian untuk bersanding denganmu telah disudah|menanti hingga di sini pun selesai sudah

***

Tinggal katalah sudah yang kan jadi kenang padamu

***

Berbahagialah bersama yang sudah kau pilih|berbahagia pulalah aku bersama usainya sudah tak dipilih

***

Aku tak pedih cerita jadi begini padamu|perasaan hari ini sudah segera pasti kan pulih|walau peluh mendera kala ingat mengingat padamu

***
"Perasaanku padanya tak lebih dari sebatas seorang teman. Sungguh, tidak pernah aku memintanya untuk menantiku. Aku juga tidak tahu kalau dia sudah sangat lama menantiku. Maaf... maaf... sungguh aku tidak tahu hal itu. Kau tahu kan baru saja bulan kemarin tanggal pernikahan sudah disepakati. Kenapa hal ini kau sampaikan? Aku hanya bisa mendoakan, semoga dia pun kan segera menyusulku dan Ananda ke pelaminan."

"Selama ini kau benar tak peka atau kau membiarkannya menanti sembari kau sendiri terus mencari siapa yang akan kau pilih? Benar-benar sungguh tidak kumengerti. Hkh, sudahlah, semua sudah jadi begini ceritanya. Akhirnya aku sebagai sahabatmu juga sahabatnya hanya mendoakan semoga kau juga dia sama-sama bahagia. Kau bahagia bersama Ananda, dan dia pun pasti akan menemukan seseorang yang lebih baik darimu."

"Kau sudah mendoakan dia seperti itu di hadapanku?"

"Ya sudah, aku ralat doaku jadi seperti ini, Kau, dia, Ananda, dan aku bersama anak isteriku, kita semuanya semoga akan selalu bahagia selamanya. Dan..., tidak akan pernah memberi harapan palsu pada siapapun dan kapanpun."

"Sudahlah, terserah kau mau bilang apa. Asal kau tahu, aku tidak pernah memintanya untuk menungguku!"

"Ya sudah kau jangan marah."

***
***
Seorang perempuan mengadu dalam dini yang sangat sepi di gelar sajadah dalam tengadah ia tak berkata hanya mencoba pasrah dalam sebuah kisah yang berujung sudah.
***

Sudah. Semua sudah disudahi.

Sudah.

April, 2016