NASKAH DRAMA WATU MALADONG

Maria Wini Uwa
Karya Maria Wini Uwa Kategori Lainnya
dipublikasikan 27 Januari 2018
NASKAH DRAMA WATU MALADONG


WATU MALADONG

(Pada suatu pagi, sang petani yangg bermaksud melihat kondisi kebunnya sangat terkejut melihat tanaman miliknya hancur berantakan)
Istri petani :Hallo selamat siang suamiku, kenapa pintu masuk kebun selalu tertutup.
Suami :Hallo juga istriku saya yang mengunci pintu itu, karena tanaman milik kit hancur berantaka dimakan oleh babi hutan!
(tanaman milik suami istri itu habis dimakan oleh babi hutan peliaraan mereka maka pintu kebun itu selalu terkunci terus oleh suami petani)
Istri petani : O,begitu ya suamiku?
Suami : Ia istriku?
Istri petani :Pulanglah dirumahmu dan jangan mencari lagi itu babi hutan,yang hilang karena babimu itu sial?
Suami : mengapa kamu berada dihutan ini” seorang manusia?
Istri petani :Saya datang untuk mencari babi kesayangku?
Suami : kepalaku sudah merasa pusing dan perutku sudah lapar?
Istri petani :Cukup lama sang petani merasakan tubuhnya tergucang sebelum akhirnya guncangan itu semakin berkurang.
(Sang petani pagi-pagi mulai menyusuri jejak darah dari perut babi yang terluka, Kali ini bukan rasa penasaran yang ada dihatinya, sang petani juga rasa, karena tombak itu terbawah).
Istri petani : Cukup lama sang petani merasakan guncangan tubuhnya?
Istri petani :yang dengar hal tersebut segera datang menemui kepala suku, dan meminta insan untuk mengobati perut kepala suku?
Suami : kamu akan menyembuhkan dengan dua syarat kata petani?
Istri petani : Tanya apa itu kepala suku?
Petani : Sedang apa kamu? Tanya si penyu apa kamu melihat sekawan babi liar disekitar sini
Iistri petani : Kamu menyembuhkan dengan dua syarat kata Petani?
Suami : Kembalikan tombakku yang diwariskan secara turun-menurun?
Istri petani : Masih menungguh dibalik tempat persembunyiannya ?
Suami : Begitu babi itu makan, petani keluar sambil mendidik salah satu babi dengan pisau.
(Apa yang kamu pikirkan hai manusia tanya seekor penyu yang rupanya bisa bercakap,sang petani terkejut belum pernah ia bertemu dengan hewan yang mampu berbicara layak seorang manusia).
Istri petani :Sang petani menceritakan apa yan dialaminya kepada si penyu, saya akan mengatarkanmu kepantai?
Sami :Tak lama kemudian penyu itu kembali berenang ditengah laut?
Istri petani :Ujar kepala suku dalam hati sambil menatap tajam amarah?
Suami : Saya akan mengembalikan tombak,kata kepala suku singkat dengan suara bergetar?
Istri petani : Apa permintaanmu yang kedua tidak ada lagi?
Suami : Saya tidak sabar lagi kepala suku?
Istri petani : Petani semula ragu mengutarakan keinginan?
(Sore itu sang petani datang lagi menemui nenek tua ditepi pantai,sang nenek memberi ramuan untuk mengobati kepala suku langsung membuat lukamu sembuh, kepala suku saya minta tombak yang menhujam perutmu dikembalikan., Sesungguh tombak itu adalah milikku yang merupakan warisan dari leluhurkanku kata sang petani perlahan kepala).
Istri petani : Saya akan memberikannya padamu dengan satu syarat ujar kepala suku berkata sambil berdiri, jika setujuh, saya menungguhmu nanti malam untuk bertempur ditanah lapang belakang rumahku sang petani setujuh?
Suami : Siapa saja yang menjadi satu hal yang perlu kau berkata sambil memandang kearah laut jurus andalan mereka mengucang bumi
Istri petani : Saya menginginkan watu maladong milikmu ujarnya dengan suara
Suami : Saya akan kembali membawah ramuan untuk bapak minum ujarnya lagi.
( Bukannya ia yang melemparkan tombak ke perut sewaktu petani berwuud seekor, babi kepala suku dalam hati sambil menatap tajam kearah sang petani)
Istri petani :Hello selamat siang apa kabar petani, baik-baik saja istriku yang tersayang?
Suami :Hello juga istriku yang tersayang apa kabar
Istri petani :Baik-baik saja suamiku?
Istri petani :Selama ini apakah suamiku?
Suami :Iya selama ini saya terlalu sayang istriku?
(Saya paham ceritamu babi itu yang merusak kebunnya babi jadi jadian hari pulau ini” tambah lagi)
istri petani : Terima kasih suamiku yang tersayang sudah sayang saya selama ini?
suami : Iya sama-sama juga istriku yang tersayang?
Istri petani : Ok, sudah duluh suamiku,saya mau masak nasi babi?
Suami : Iya istriku yang tersayang nanti baru ngobrol lagi yah?
Istri petani : Ok, dadadadadaaa suamiku yang tersayang hati-hati disana suamiku jaga kesehatan supaya sehat terus?
Suami :Iya sama-sama istriku yang tersayang, dan ingat jaga kesehatan disana baik-baik
Istri petani :Iya Suamiku?
Suami : Kapan pergi kembali dikebun?
Istri : Saya tidak tahu suamiku?
Suami :Oh ia istriku?
Istri : Nanti kalau saya pergi, saya kasih berita ?
Suami : Ok istiku?
Istri : Hai suamiku sedang apa disini?
Suami : Hai juga istriku saya lagi cerita tentang watu maladong?
Istri :Oh, iya suamiku bisa bergabung koh?
Suami : Bisa istriku mari bergabung sudah?
Istri : Ok, baiklah suamiku sudah kasih kesempatan saya bergabung?
Suami :Iya istri?
IStri : Terima kasih suamiku?
Suami : Iya sama-sama juga istriku?
(Demikian cerita dongeng watu maladong, semoga dapat menghibur Anda semua dimana anda berada.)

Istri :Tapi jangan lupa menceritakan tentang maladong suamiku?
Suami : Iya istri saya tidak akan melupakan cerita tentang maladong?
Isrti : Iya terima kasih suamiku?
Suami : Iya sama-sama juga istriku?
Istri : kalau begitu sampai disini duluh yah
Suami : Kenapa?
Istri : Saya mau pulang rumah sudah suamiku?
Suami : jangan pulang duluh?
Istri : Ini sudah terlambat saya masih urus anak lagi sampai dirumah?
Suami : Iya saya tahu juaga istriku, urus anak sampai dirumah
Istri : Iya suamiku saya pulang sudah?
Suami : jangan pulang duluh” saya masih kangen?
Istri :Iya saya tahu juga suamkiku kangen saya” tapi saya ingat saya punyai anak dirumah?
Suami :OK, kalau begitu pulang sudah?
Istri : Iya suamiku?
Suami : Hati-hati di jalan yah?
Istri :Iya suamiku sudah perahatian saya?
Suami : Dada.. ?Istriku yang tersayang”?
Istri : Iya daa...juga suamiku? hati –hati disitu yah suamiku?
Iya : Iya istriku? Nanti kita jumpai .?
Suami : Baik.” Istriku selamat jalan? sampai diruamh salam buat saya punyai anak yah.
Istri : Iya suamiku?
Suami : Terimah kasih?

 

 

  • view 29