Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Catatan Harian 29 Februari 2016   23:50 WIB
Terima kasih February

Hey, February!!!!!
Tiba di penghujung akhirmu,
Terima kasih untuk segala cerita, harapan,mimpi,keyakinan,dan pembelajaran yang terukir selama jejak waktumu.

Aq paham,tidak ada hal yang sia-sia.
Segala kesah,tangis, perih, dan kecewa yang tergores selama rentang waktu ini,
Aq percaya inilah yang Tuhan inginkan untuk aq jalani.
Meski terseok aq memahaminya saat ini,tapi yakinku berkata, inilah yang aq butuhkan (meski bukan yang ku inginkan).
Ya Tuhan berkata aq tidak butuh seseorang seperti dirinya dalam hidupku, maka Tuhan menyelesaikan kisahku dengannya...

Hey Februari!!!, semestinya kau menjadi tonggak bersejarah bagiku dan dirinya, dimana harapan itu dulu kami rancangkan beberapa tahun yang lalu untuk ada didalam catatan harian waktumu.
Yupsssss 7 februari yang kami rencanakan untuk menjadi hari terbahagia kami, tapi ternyata justru mendekati hari itu dia berbahagia bersama sosok yang lain.

Entahlah, aq yakin suatu saat aq akan berterima kasih kepada dirinya karena telah melakukan hal ini padaku.
Mungkin ini adalah hal terbaik yang tidak mampu aq lakukan padanya.

Kau tau Feb?!!beberapa orang baik pernah datang kepada ku mencoba untuk menghalalkanku,
Namun aq tidak mampu meninggalkan dirinya, karena kau tau kami sudah merancang hal baik beberapa tahun yang lalu bersamamu Feb.

Namun apa yang terjadi sekarang????
Di penghujung harimu justru aq terdiam menatap jam yang berdetak untuk meninggalkanmu.
Tapi dirinya???? Mungkin sedang dalam euforia menghitung hari bahagia bersama sosok yang lain.
Sosok yang terlihat persis sama denganku,

Hah!!!!!!
Terkadang hidup ini terasa begitu lucu,
Tapi ya sudahlah,mungkin dirinya cukup berbahagia dengan seseorang yang menyerupaiku yang hanya sekejap saja bisa dia taklukan tanpa harus bersusah payah menjadi seorang pejuang.

Aq bukan untuknya, dan dirinya bukan untuku.simple.

Hey Feb!!!
Terima kasih telah menyediakan 29 harimu untuk kujalani. Meski tertatih aq menyudahinya, Namun inilah nikmat yang Tuhan berikan untukku dalam menggenapi hari-harimu.
Kau tenang saja Feb, aq tidak akan membenci hari-harimu. Karena aq yakin suatu saat aq akan berterima kasih untuk hari-hari yang kujalani.

Dan kepada siapapun nanti Tuhan mempertemukanku, aq harap tidak akan sepecundang dirinya.

Mungkin terdengar seperti aq mencoba menghibur diriku sendiri saat ini,namun aq yakin, Tuhan berkata hidupku akan lebih baik tanpa dirinya.
Sekali lagi kukatakan Feb....
Terima kasih.

Karya : # Mentarisenja