Cerita kita (2)

# Mentarisenja
Karya # Mentarisenja Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 25 Februari 2016
Cerita kita (2)

Kamu,?

Ya kamu.?

Aq memujamu dari segala celahmu (meski mereka bilang kau tak patut). Mengabaikan segala kurangmu dari apa yg mereka uraikan.

Aq tau tidak ada satupun yg benar-benar sempurna,maka dari itu ku abaikan semua cela mu. Masih bertahan pada yakinku bahwa kau yg terbaik.?

Qta hampir dipenghujung waktu, namun restu itu belum mampu ku bingkaikan untukmu. Dan kau menuntutku.

Aq merasa tersudut sayang,mulai goyah dgn rasa bersalahku padamu, aq tau kau letih,dan letihmu membuatku begitu perih.

Dan aq,dalam lemahku aq mencaci mereka dalam diamku,meratapi rasa sayang mereka yg kurasakan mengekang mimpiku. Merasa jengah.?

Aq, kau,terluka.

Waktu qta hampir usai, dan titik terang itu nyaris ku peroleh,ya batas waktu qta akan mampu menjelaskan betapa kau memang yang terbaik.

Kau tau sayang, ketika batas waktu ini berhasil qta lewati,aq akan umumkan kepada dunia bahwa kau lah orangnya, yang terbaik di antara yang terbaik, seseorang yang tidak akan pernah menyerah untukku.?Ya, dengan bangga akan ku ceritakan pada dunia tentang dirimu?

Batas waktu ini akan membuktikan pada mereka bahwa penilaian mereka selama ini salah.?

Namun sayang, pada kenyataannya, kini aq yang terdiam...

Kau berpaling.

Sayang, selama ini aq merasa hina dimatamu karena tak mampu setangguh dirimu, merasa begitu kerdil karena tak mampu sekokoh dirimu.

Namun pada kenyataannya kau lebih kerdil.

Kau bersembunyi dibalik rasa bersalahku padamu. Menghujaniku dengan tangismu, membuatku terpojok dgn dosaku padamu.Namun kau....mengukir dosa yg tak kusadari.

  • view 118