Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Renungan 20 Agustus 2017   14:31 WIB
hak yang berhak kamu lakukan

dan sekali lagi lalu sekali lagi dan berkali,,,
kamu tetap berhak untuk air matamu,
beratus kali kamu menahannya karena tabah,
beribu kali pula kamu harus menjatuhkannya,
dan tersenyum,,,
seakan kamu baik,
namun tetap, sorot mata tak pernah dapat di bohongi,
karena sekali lagi, mata itu berkata,,
bertanda yang tak dapat di bohongi oleh senyuman,,
biarlah,,,
biarkan air mata itu jatuh di pelupuk mata dan membasahi pipi itu,
sedikit tidaknya agar luka itu terobati mesti tak sempurna,
karena tak semua yang bernilai rendah dalam pandang, tak mengindah dalam hati,,,
setitik atau sedetik pelipur kadang terlupakan pada benak,
yang pada hakikatnya ialah titik ketenangan itu,,,
renungkan,,,
paling tidaknya kamu tahu titik dimana kamu harus tetap bertahan, meski kamu harus berkorban,,,,

Karya : mely hanz05