Menanti Wanita Pilihan Mama...

Meky Umbu Marapu
Karya Meky Umbu Marapu Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 01 Juni 2016
Menanti Wanita Pilihan Mama...

Tulisan ini berangkat dari pengalaman hidup saya sebagai putra sulung kesayangan mama. Setelah saya dihempaskan oleh wanita yang juga pilihan mama beberapa tahun silam, saya hidup dalam kesendirian tanpa kehadiran sosok wanita pujaan hati. Bukan tidak ada wanita yang mau mendekati saya, bukan juga saya tidak mau mendekati wanita, tapi saya lagi menunggu wanita pilihan mama yang tak kunjung datang. Usia saya sudah memasuki tahun ke-24, pendidikan sudah selesai, kerja juga sudah di dapatkan, hanya satu yang belum kugapai, yaitu Jodohku. Jodoh yang kadang orang mengatakan gampang didapatkan, jika sudah memiliki ijazah sekolah tinggi, jodoh gampang didapat jika sudah memiliki pekerjaan, ternyata semua itu hanya kata-kata tanpa makna bagi saya.

Sudah 4 tahun hidup menjomblo, sebuah status yang tidak wajar dikalangan anak muda seperti saya. Sekian wanita malah memilih pergi, karena aku tidak merespon sinyal cinta mereka, banyak pula wanita yang mengatakan bahwa aku tipe orang tidak mudah jatuh cinta. Sebenarnya aku bukan tipe seperti itu, aku tipe cowok yang setia akan janji, termasuk setia menanti wanita pilihan mama yang tak kunjung didapatkan. Sudah sekian wanita yang mama dekati untuk dijodohkan bagiku, tapi semua sia-sia, karena ternyata wanita-wanita itu sudah memiliki tunangan. Satu yang saya salut buat mama, Mama adalah pribadi yang tidak pernah menyerah. Mama sudah mencari dari tahun 2011, selalu saja tidak cocok di mata mama dan saya.

Saat ini mama lagi mendekati seorang wanita, masih satu daerah dengan kami. Tapi ternyata wanita ini masih sedang menjalin hubungan dengan seorang pria pilihannya. Dan yang lebih sadisnya lagi, dia berjanji akan memutuskan hubungannya dengan pria itu, jika saya mau serius memilih dia. Tentunya saya dengan keras melarang mama menghancurkan masa depan orang lain.

                                                                                 *******************

Saya lebih baik memilih sendiri, daripada harus hidup berdua dengan hasil rebutan pacar orang. Sebagai laki-laki yang sejati, harus berani mengatakan tidak pada suatu hal yang bukan hak kita.

Sampai Kapan saya harus menanti?? Sampai mama menemukan pilihannya. Jika tidak? Baru saya mengajukan wanita pilihan saya ke mama. Jika Mama tidak setuju? Saya harus berusaha apapun itu untuk meyakinkan mama, merestui hubungan kami.

                                                                                      ****************************

Kenapa harus bergantung pada mama ? Jawaban sederhananya, saya tidak mau jadi anak durhaka bagi orangtua.

#Menanti #Pilihan #Mama.

Dilihat 245