Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Inspiratif 10 Agustus 2018   17:29 WIB
Pembaruan Pada Sistem Penyaluran Bantuan Dana Pendidikan

Sudah banyak sekali  inovasi yang dilakukan terkait Donasi. Micro-finance lending atau pinjaman lunak, misalnya. Merupakan alternatif yang terbukti masih dapat memanusiakan manusia lewat bantuan yang harus dipertanggungjawabkan oleh penerimanya. Donasi ini dinilai oleh sejumlah ekonom hingga Pope Francis, jauh lebih baik dan menghasilkan investasi sosial dan komersial, yang baik pula. Donasi ini juga melahirkan iklim yang menjawab kritik atas praktik Donasi terdahulu, yakni independensi antar individu lewat sejumlah tanggung jawab yang dibebankan kepada pemberi sekaligus penerima bantuan.

Pendidikan merupakan aset tak termaterikan yang sampai saat ini masih dielu-elukan banyak orang. Sekaligus, menjadi suatu hak, yang meski sering digembar-gemborkan inklusif, nyatanya masih tidak dapat diakses kebanyakan orang. Donasi yang praktiknya telah banyak termodernisasi serta menghasilkan sejumlah manfaat tadi sudah sepantasnya menyentuh ranah pendidikan. Untuk itu, Donasi Pendidikan adalah keniscayaan.

Biasanya penerima program donasi Pendidikan nasional adalah merupakan mahasiswa/i terverifikasi kurang mampu dan membutuhkan bantuan finansial. Di dalam wadah peduli anak yang dibuat, mahasiswa sebagai penerima bantuan dan donatur diminta partisipasinya dalam proses donasi guna melahirkan rasa kemanusiaan itu sendiri, yang belakangan kabur dan sulit direngkuh karena gencatan teknologi dan automatisasi.

 

Karya : Melann Bareiless