Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Cerpen 12 Maret 2016   13:36 WIB
Tanda Tanya Tersisa (Akhirnya, Yudhistira)

Jemari panjang dan ramping itu ribut menghentaki keyboard komputer dengan fasih. Sudah hafal letak-letak huruf dan tanda baca yang ada di atasnya. Sesekali ketukan kuku tidak sabar terdengar. Terus begitu selang beberapa waktu. Tidak lama, hentakan satu tuts terdengar. Lalu pemilik jari jemari ini mendengus panjang. Semua yang mau ia bahas ada dalam otaknya. Tentang pengasuhan, tentang disleksisa, tentang apa saja. Namun menumpahkan ke dalam kalimat rapih dan berstruktur kenapa rasanya susah. Ini pasti karena ia ingin terlihat menguasai pembahasan. Demi si penerima e-mail. Demi Yudhistira.

Lalu kemudian, keyboard kembali dihujani gerakan lincah jari jari itu lagi. Untuk kemudian berhenti karena ada satu notifikasi masuk. E-mail masuk. Yudhistira duluan mengiriminya e-mail.
Prameshvari keduluan.
I'm going to Jakarta tomorrow. My friend's getting married. I'll keep you posted.?
Salam, Yudhistira.
Prameshvari yakin jantungnya baru saja meloloskan empat atau lima detak yang seharusnya. Nafasnya tertahan. Mereka akan berada dalam satu propinsi yang sama kurang dari delapan jam lagi.

?

Akhirnya, Yudhistira.

Karya : Annisa Meizvira