Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Cerpen 26 Februari 2016   15:35 WIB
Tanda Tanya Tersisa (Kenapa?)

Hey, Prameshvari.. Saya baru saja menonton film yang sangat bagus. Mungkin cocok untuk kamu. Setelahnya, kita bisa berdiskusi. Lumayan, orang seperti saya bisa menambah pengetahuan. Download, ya! Ini link-nya.

?

Have a good day.

Don't forget to smile :)

?

Salam,

Yudhistira.

Tanpa pikir panjang, Prameshvari mengunduh film yang disodorkan Yudhistira. Menontonnya. Film ini menyentuh, anak disleksia dengan guru favoritnya. Berdua sama-sama berjuang menunjukkan pada lingkungan bahwa mereka sama hebatnya. Tidak lupa sosok orangtua, yang satu otoriter, yang satu permisif. Lengkap sudah bahan bagi Prameshvari membahas ini semua di e-mail berikutnya untuk Yudhistira. Namun justru pertanyaan yang tidak ada hubungannya dengan film ini membuat Prameshvari terhanyut, "Kenapa kamu kirimkan ini untukku, Yudhistira?"

Prameshvari tua menyelesaikan sulamannya. Bayangannya kembali ke sekian tahun yang lalu. Begitu naif dia dulu. Padahal bisa saja Yudhistira hanya ingin berbagi dan berdiskusi. Lalu Prameshvari menggulung kembali benang-benangnya yang berserakan. Ternyata, Prameshvari tua yang menyangka sudah tidak naif lagi, tetap memutar pertanyaan itu di kepala berubannya, "Kenapa kamu kirimkan ini untukku, Yudhistira?".

Karya : Annisa Meizvira