Sajak Saat Itu

meilinda dwi pertiwi
Karya meilinda dwi pertiwi Kategori Puisi
dipublikasikan 06 April 2017
Sajak Saat Itu

Aku kesulitan mengejamu

Menelaah huruf demi huruf,

Kubilang rasa, ternyata rasah.

 

Aku kelimpungan membacamu

Menerka kata demi kata,

Kukira kian bersahaja , ternyata sekian saja.

 

Aku kerepotan meramalmu

Merapal kalimat demi kalimat,

Kukira sedu sedan, ternyata sembilu pedang

Kemudian padang menghilang

 

Itulah kini kuragukan

Takutku sayang, ternyata bayang

Lalu hati kembali terhunus

Tertancap lading, tak terurus

 

Bukan,

Bukan aku berhenti mempercayaimu

Hanya, aku sudah kecewa,

pada kemampuanku membacamu;

                  sejak saat itu.

 

Tapi, hei,

Jika esok, entah ada atau tidak

Semisal jam tanganmu berpihak pada jam tanganku,

Ingin sekali,

                    -jika kau berkenan

Kita duduk di satu meja

Kauajari aku mengeja

Kumantapkan hati untuk percaya

Hingga akhirnya,

Kautemukan yang hilang dari dirimu;

            dihatiku.

  • view 142