Menjarah karma lara

Mashel D. Wakey
Karya Mashel D. Wakey Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 13 November 2017
Menjarah karma lara

Tak ada yang tahu arti kata terosime yang sebenarnya, karena yang tertulis di dalam secarik pengetahuan pun tak akan mengenal kata permohonan dan palsu. Yang tahu kata dan menyikapi kata itu hanyalah yang membuat kata terorisme, jika saja kata terorisme di artikan sebagai keindahan dalam melihat pemandangan alam, maka tak akan ada yang anti dengan kata terorisme. Dan yang khalayak ramai ketahui sekarang hanyalah mengikuti arus yang telah beredar luas di masyarakat dan merasa malas untuk mencari tahu tentang itu. Jika bisa diperhatikan dengan seksama, teroris sebenarnya adalah orang yang bisa mengubah ketenangan menjadi riuh suara manusia yang tidak tahu apa apa untuk berbicara tentang masalah, bahkan mereka pun tidak tahu untuk apa mereka membicarakan hal tersebut. Tujuan sebenarnya bukanlah membuat kegaduhan atau membuat korban berjatuhan secara tidak adil di sepanjang jalan, mereka hanya ingin menghalalkan segala cara untuk menutupi satu kesalahan. ingatlah, hanya satu kesalahan saja yang mereka buat dan dengan menutupinya dengan ribuan korban yang tak bersalah. Apakah itu adil ? Bahkan tidak menanyakan ini adil atau tidakpun, jawabannya pasti tidak adil.

Manusia macam apa yang bisa mengubah itu semua, sehingga tercipta doktrin doktrin bahwa teroris adalah identitas dari salah satu dari tumbuhan yang ada  dibumi. Dan memang kenyataan itu hanyalah untuk membuat propaganda palsu yang membuat salah satu tumbuhan terlihat buruk di mata manusia dan itu terbukti dengan setiap teror yang ada.

Layaknya anak bayi yang sering melihat layar kaca dan sering mengikuti apa yang dikatakan oleh si pemandu layar kepada boneka di acara tersebut, maka itu akan dilakukan oleh sang bayi jika di latih secara terus menerus, bahkan menjadi mahir dalam hal menjadi boneka. dan yang salah dalam konteks ini bukanlah sang bayi ataupun sang pemandu acara, tetapi orang tua si bayi yang tidak melindungi pikiran polos anaknya dari acara yang tidak seharusnya di lihat. #terorisme

  • view 35