Dekapanmu menusukku

Mashel D. Wakey
Karya Mashel D. Wakey Kategori Puisi
dipublikasikan 09 Agustus 2017
Dekapanmu menusukku

Merahku, bagaikan warna delima
jiwaku tak tentu saat berbicara
hatiku tak selalu ada saat kau sapa
mataku tak selalu memperhatikanmu

anggun yang kurasakan tak perlu kau sanjung
lemahku kau bacakan pada setiap orang
rendahku kau hina dengan sengaja
secara perlahan kau mencarukku

kawan bagaikan pedang dalam asahan
terpatri bagaikan membantu dalam memanggul
ternyata mencabik tanpa tercabik
dan aku tahu setelah hina kau beri padaku

Anggap kau saudara memang tak layak
kehancuran yang kurasa tika kuat tak berbagi
lemahku lemah satu harapan
membelah satu masalah agar tercipta bahagia

aku bercerita dan ternyata kena batunya
seperti melemparkan bumerang pada musuh
padahal dihadapanku adalah kau
sahabat yang kurasakan musuh dalam sendiri

enggan ku sapa walaupun kau meminta
membisuku adalah keputusan yang benar
tanpa pembusukanmu pun aku akan hina
jika kurasakan tak suci dan ku menghilang dalam kelam

pergilah dan sudah cukup kau tikam tubuh ini
tak perlu kau kembali walaupun kau ingin
terlalu sakit walaupun goresannya sedikit
hanya mampu melemahkan kebahagiaan

percaya ini tak ku meraba
lebih maka aku akan berjiwa jika rindu
tak perlu terusik dan kau pergi
diam dan memang terasa senang

mulutmu manis saat wajahmu menatapku
apakah hatimu tak meringis saat mendengarkan jeritan sakit ini ?
diri ini merintih tak lirih dan luluh
perihku tak kau pedulikan walau sengaja kau lihat

terpatri dan hina jika semua kau lakukan
tak layak dan memang bertuah telah merana
kurasakan kau akan hilang walaupun di telan masa
dan aku akan bahagia bersama luka yang kau berikan

  • view 56