Terseok aku, terpedaya kau

Mashel D. Wakey
Karya Mashel D. Wakey Kategori Puisi
dipublikasikan 02 Agustus 2017
Terseok aku, terpedaya kau

Lautanku kau sebrangi dengan simbahan merah
dengan butiran air di atas peluhmu
jiwaku tak berarti saat tak sadar
dan yang ku tahu kau adalah permadani dalam kalbu

surga yang belum kurasakan
entah kenapa jiwaku seakan terarah padanya
dan pikiranku semakin tak menentu dalam panutanmu
walaupun sendu telah kau taklukan, aku tetap ada

kau berlutut memintaku dalam sendu merdu
suara tak beradab telah menusuk telingaku
walaupun keajaiban masih ku percaya padanya
jika kau akan tetap meminta cintaku dalam malam

rinduka aku jika kau ingin pudar
hentikan langkahmu jika sendu tak memandumu
teramat cepat langkahku, karena kau genggam tangan ini
jika alasan satu pikiran kau tak abaikan

kau mencoba menanamkan bulan sabit
dalam bibir yang manis dengan kata katamu
perlahan dengan nyaman kau merayuku
dengan tiga kata yang membuatku luluh

kau akan mendapatiku secara utuh
jika hatimu telah berhasil meluluhkanku
jiwaku akan kau miliki jika hati telah memilih
kebahagiaan akan kau rasakan jika aku adalah cinta

  • view 62