Dukanya

Mashel D. Wakey
Karya Mashel D. Wakey Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 22 Juli 2017
RALASTHADA

RALASTHADA


Kebahagiaan yang terdapat dalam rangkaian problematika menjadi pesona dalam hal yang tak pernah kita duga sebelumnya

Kategori Acak

411 Creative Commons (CC) Atribusi
Dukanya

“Mak lesa, aku ingin pulang,”kata keira

Suara angin pun berhembus dengan kencang, seiring dengan dinginnya sikap mak lesa kepada keira.

“aku tidak mau disini bu, terlalu dingin dan aku takut ada hewan buas disini bu,”katanya lagi.

“sudah nak, ayo kita pulang sama ayah saja, nanti mak lesa menyusul,”kata ayahnya.

“tidak, aku tidak mau sama ayah, aku mau pulang bersama mak lesa saja, lebih baik aku menunggu dia sebentar lagi yah,”

“mak lesa sedang sedih kei, ayo pulang sama ayah saja lagi pula ini sudah hampir malam nak,”

Matahari sudah mulai tenggelam di ufuk barat dengan warna kuning kemerahannya. Ayah tetap mengajak keira untuk pergi pulang. Dan terlihat mak lesa masih belum berkata-kata, hanya tangisan air mata yang menetes di pipinya. Di usapnya air yang terus mengalir dari matanya itu.

“mak lesa kenapa tak menjawab ?”Tanya keira

"Kenapa mak lesa tak menjawab pertanyaan dari keira yah ?”tanya keira lagi. 

“mak lesa sekarang sedang sedih keira, lebih baik kita pergi saja , nanti mak lesa pun akan menemui kita,  keira jangan sedih ya. Nanti kita persiapkan kedatangan mak lesa. Oke,”jawab ayah sambil mendekap keira dan mereka pun pergi semakin jauh dari mak lesa berada.

Kemudian mak lesa pun melihat jam tangannya dan waktu menunjukan pukul setengah enam sore, tetapi dia masih belum mau beranjak dari tempatnya. Dia hanya terus menangis karena ditinggalkan oleh kedua sayapnya dan kini ia tak tahu lagi kemana harus terbang. Mak lesa masih berada di antara pusara keira dan ayah. Tanah merah semakin basah oleh air matanya, kini tanah merah pun menjadi saksi, Hatinya hancur berkeping keping, seakan hidup tak lagi berpihak padanya. Tetapi mak lesa berusaha untuk mengingat tuhan dan mencoba untuk tabah. Karena setiap pertemuan akan di sambut dengan perpisahan.

  • view 33