Sesal

Maz
Karya Maz  Kategori Puisi
dipublikasikan 13 Maret 2018
Sesal


Sesal


Sesal itu membayangi pikiranku
dan merasuk ke dalam darah nadi, memperdaya vena dan arteriku, hingga ku terus terjebak dalam lubang penyesalan.
 
Ia lamat-lamat melumat seluruh nafasku, tubuhku membiru kaku. 
Akupun terbujur tak berdaya dibuatnya. Pikiranku hanya berkutat akan segala hitam yang telah kubuat.
 
Kini ia sudah menguasai hampir seluruh raga dan jiwaku. Seperti aku bukan diriku lagi. Tentu ia pasti akan membunuhku, secepat-cepatnya atau mengulur nafasku karena ia suka sekali mempermainkanku, membuatku merasa tak lagi berguna hingga kumenyerah dengan sendirinya. 
 
Dan skenario terakhirnya adalah aku akan berakhir  tragis dengan seluruh sesal yang bersemayam di hatiku. 
 
Hanya keyakinan yang dapat membangkitkanku, sekarang aku tak tahu kemana ia sedang berkelana.





Sumber Gambar



  • view 71