Ia bisa datang kapan saja

Maz
Karya Maz  Kategori Renungan
dipublikasikan 16 Desember 2016
Ia bisa datang kapan saja

Hari ini 
Sudah dua kali aku melihat orang berbondong-bondong membawa keranda, menghantarkan jenazah ke tempat pembaringan terakhirnya di dunia. Yang baru saja kusadari tiap hari kulihat ini, tapi tidak pernah benar-benar hatiku begitu tersentuh.
Tak pernah kusadari bahwa ajal itu begitu dekat denganku, bahwa ia bisa datang kapan saja jika Ia berkehendak. 
Aku begitu lalai. Lalai dalam menjaga ibadahku, lalai dalam mengingat-Mu.
Aku hanya mengingat-Mu jika ku sakit, dan kembali lupa jika ku sehat
Sering kali kulupa mengucap syukur atas segala nikmat yang Kau beri.
Entah sudah berapa kali kumembohongi-Mu
 
Atas semua itu
Aku tidak tahu apakah aku sudah benar-benar siap.
 
Ibadahku, apakah sudah benar?
Waktuku, apakah sudah kugunakan dengan baik?   
Hidupku, apakah sudah bermakna?
Sudah luruskah jalanku? Dan berjuta tanya yang tak kutahu jawabannya.
Rasanya bibirku tak mampu berkata apa-apa selain menyebut nama-Mu

  • view 148