NyaMan

maya khusnan
Karya maya khusnan Kategori Puisi
dipublikasikan 23 September 2017
NyaMan

Lama masa berkejaran saling tumpang tindih antar satu kenangan dengan kenangan lain.
Dan kisah di hari itu nampaknya mulai kusam tertutup debu.
Hingga sebuah rindu memaksakan diri merobek tabir pembatas antara masa lalu dan kini.
Aku terpekur mendengarkan kembali suara ‘nyaring’mu dalam memori.

Ah betapa nampaknya aku yang sesekali mencuri pandang ke arahmu?
Ah kenapa aku tak sempat menyanyikan not-not tangga nada yang kau gubah? Penyesalan.
Mengapa aku membuatnya tampak begitu kikuk? bukannya memberi tumpangan dengan kursi ala suite room yang nyaman saja? Apalah guna sesal.

Maka bila tetiba sebuah kesempatan datang padaku, aku berniat menjadikan diriku seseorang yang nyaman saja bagimu, sebelum akhirnya aku menyesal lagi.

  • view 93