Sakit

maya khusnan
Karya maya khusnan Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 23 April 2017
Sakit

Kita berdampingan bagai kepakan sayap merpati, aku yang mendominasi pembicaraan dan kau yang sesekali menimpali. Seru dan meramaikan dunia sepi sekitar kita. Lalu sepenggalan kisah kita di warnai ribuan senyum baru yang kita undang dengan bahagia. Ikut membuat dunia bersinar terang. Sesekali aku tergusur, atau bahkan kau tenggelamkan dalam busur.

Kau terpesona dengan cahaya di ujung senja, yang setiap fajar selalu berulang kali kau senandungkan lagunya. Kau bahagia, apalagi rasaku. Memujanya membuatmu sedikit kehilangan akal sehat yang sepertinya sejak lahir tak kau punya. Aku turut menyanyikan lagu ceriamu~

Hingga tiba waktu dimana aku yang menyanyikan sebuah lagu. Lagu yang aku dengan penuh harap mendapat senyum lega darimu. Namun kau sekejap tanpa berpikir ulang nmenertawakan dengan mulut mungilmu. Aku terluka. Tentu saja.

Sejak awal bahkan aku menahan semua doa, lintasan prasangka buruk tentang nyanyian fajarmu. Tak bisakah sejenak kau mematung dan menyadarinya?

~hatiku sama sepertimu.

  • view 136

  • Redaksi inspirasi.co
    Redaksi inspirasi.co
    5 bulan yang lalu.
    Catatan redaksi:

    Tulisan singkat yang sangat layak baca demi menikmati alunan kata-kata yang indah bak musik tersendiri. Walau ditulis dengan format tulisan, karya ini lebih tepat disebut sebagai puisi. Tentunya bisa menulis seperti ini diperlukan penghayatan emosi terdalam sekaligus citarasa seni, dalam hal ini alam.

    Berkat cara penyampaian yang begitu pribadi dan mendayu, tulisan ini sanggup menyampaikan pesannya secara tuntas bahkan bagi beberapa terasa terlalu sendu. Sebenarnya ide tulisan ini cukup sederhana, yakni tentang kekecewaan kepada seseorang yang tidak membalas perhatian seperti yang ia selama ini berikan. Sepertinya tulisan ini mewakili perasaan banyak orang, hmm..