Generasi sholih yang akan mengalirkan pahala, ketika kita sudah mati

maulida aziizah
Karya maulida aziizah Kategori Agama
dipublikasikan 27 April 2016
Generasi sholih yang akan mengalirkan pahala, ketika kita sudah mati

Generasi sholih yang akan mengalirkan pahala, ketika kita sudah mati

1 APRIL · PUBLIK

17 kali Dibaca

Suatu saat entah kapan itu, hari ini esok maupun lusa kita akan menemui dan mengalami kematian. Saat dimana orang – orang didekat kita tidak bisa membantu, hanya amal kita di dunia yang dapat membantu kita memperoleh kemudahan ataupun tidak dialam kubur.

Dari kepastian yang tak akan pernah bisa dihindari itulah kita perlu mempersiapkannya. Kita tidak akan bisa lagi berdakwah, tidak akan bisa lagi beramal. Terpustuslah segala amal yang ada di dunia kecuali sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan doa anak sholeh. Dari sinilah perlu adanya regenerasi, mencetak kader – kader yang sopan dalam berakhlaq serta mulia dalam ilmu pengetahuan. Agar ada yang meneruskan perjuangan kita di dunia tiga amal yang tak pernah putus yang pertama yaitu dalam sedekah jariyah selain mengamalkannya, perlu kita ajarkan pada generasi muda agar kebiasaan baik yaitu sedekah jariyah tidak putus, dan terus akan berkembang menjadi sebuah budaya baik.

Kedua ilmu yang bermanfaat mencari ilmu hukumnya wajib bagi seluruh umat, ada qoul hadist yang menyuruh kita belajar mencari ilmu mulai dari buaian ibu sampai kembali ke dalam liang lahat. Orang – orang yang mencari ilmu hingga paham, mereka akan dimuliakan sebgai pewaris nabi. Tiada derajat paling tinggi selain menjadi pewaris Nabi. Dari ilmu yang benar, guru yang benar. Kita menjadi paham mana yang haram maupun halal, mana yang boleh atau tidak boleh dilakukan. Bagaimana berakhlaq pada tuhan (Allah SWT) serta bagaimana memanusiakan manusia, toleransi, saling menghargai dalam hal apapun. Semakin tinggi ilmunya semakin tertunduk tak berdaya. Memandang sesama tak ada rasa ingin menyalahkan. Memahami orang yang memang belum paham. Sehingga terciptalah kehidupan yang harmonis.

Ketiga doa Anak sholeh mendapatkan keturunan sholeh merupakan dambaan setiap insan beriman. Tidak mungkin anak sholeh lahir dari orang tua yang tidak sholeh. Tidak ada Harimau lahir dari orang tua kucing, tidak ada harimau lahir dari orang tua tikus. Yang pasti ada harimau lahir dari ayah dan ibu harimau. Anak sholeh/ generasi sholeh akan lahir dari seorang ayah yang sholeh dan ibu yang sholehah. Ayah sholeh yaitu sehat fisiknya, baik akhlaqnya serta dekat dengan Allah SWT. Ibu yang sholihah yaitu calon ibu yang sehat fisiknya, baik akhlaqnya serta dekat dengan Allah SWT. Selain itu dilaksanakan dari pernikahan yang sah secara syar’i dan dalam bimbingan/didikan orang tua sholih. Yaitu orang tua yang selalu memperhatikan waktu sholat lima waktu, membaca al-Quran setiap setelah sholat maghrib,punya kebiasaan sholat dluha dan selalu bangun di sepertiga malamnya untuk selalu mendekatkan diri pada pencipta jagat raya. Dari kebiasaan baik orang tua tersebut akan terpatri(tertanam) pada jiwa anak tersebut untuk meniru kebiasaan baik orang tuanya. Dan dari situlah akan terlahir generasi cerdas batin serta cerdas secara dlohir. Sehingga akan tetap ada yang melanjutkan dakwah kita, melanjutkan kebiasaan baik yang diajarkan nabi pada generasi selanjutnya.

Tahlil salah satu bentuk doa yang akan sampai kepada orang yang sudah mati. anak sholih akan terus mendoakan orang tuanya kala masih hidup maupun sudah meninggal dunia. serta membaca sholawat nabi(Dibaan). kedua bentuk kegiatan yang baik tersebut akan menjadi pemersatu generasi dalam mempertahankan keutuhan Negara dimana generasi muda dilahirkan. berbagi kebahagiaan serta berbagi kebersamaan.

GASEK COMUNITY

  • view 128