Sekuntum Bunga Untuk Ibu

Masniwati Marunduri
Karya Masniwati Marunduri Kategori Puisi
dipublikasikan 29 November 2017
Sekuntum Bunga Untuk Ibu

 

Sejuk pagi ini membawaku melangkah ingin menghampirimu ditaman.
Masih tersisa butiran hujan semalam menerpa wajahku lembut.
Saat semilir angin menggoyang daun pohon jambu tua perlahan.
Menengadah wajahku mencari sumber air manja berjatuhan berebut.

Ketika petang menjelang kemarin sore sebelum hujan turun ke bumi.
Ketika kunjunganku sore itu melihat kelopak bunga krisan malu-malu merekah.
Perkiraan hati esok engkau akan mekar sempurna mempesona hati.
Kan aku petik setangkai sebagai persembahan untuk seorang terkasih.
Seorang istimewa teladan jiwa baik budi pekerti dambaan insan mulia.
Ungkapan terima kasih untuk teladan dan ilmu nan berharga tak ternilai angka.

Entah mengapa hadirmu sangat berarti, tapi apa daya kita berjauhan.
Seandainya engkau ada disini, bersamaku duduk memandangi bunga krisan bermekaran.
Akan kupersembahkan setangkai bunga krisan putih pertanda cinta tulus suci nan mulia.
Setulus doa dan hati berharap semoga engkau selalu berbahagia.
Sekuntum bunga untuk ibu, ibu yang jauh ditanah lahir dan diriku di rantau orang merindu.
Serindu bumi ketika berharap hujan turun saat kemarau panjang membakar jiwa.
Semoga kita segera berjumpa.

 >>>>>>>>>><<<<<<<<<< 

 Sumber Gambar: Inkuiri.com

  • view 157