HUJAN

Mas Kukuh
Karya Mas Kukuh Kategori Filsafat
dipublikasikan 23 September 2016
HUJAN

                   Fenomena dimana air turun dari langit. Menurut pakar yang ahli dimana awan positif bertemu dengan awan negative dan terjadi lah hujan. Tapi, kalau menurut gue hujan itu dimana banyak kenangan yang hadir dari setiap tetesan demi tetesan.agak lebay ya? Tapi ini memang fakta yang sesungguhnya. Setiap hujan perasaan itu selalu hinggap.bukan kegelisahan atau semacamnya. Tapi gue ga bisa ngegambarin ataupun mengutarakan perasaan itu. Dimana dingin bertemu dengan rindu.entah apa itu namanya. Ketika takut kita tau ini rasa takut. Ketika siang terik kita tau rasa panas. Namun ketika hujan kita tak tau perasaan apa ini. Sudah banyak kenangan ketika datangnya hujan tentang keluarga,sahabat atau pun kekasih. Banyak cerita yang sudah terlewatkan bersama hujan. Hujan itu rezeki dari yang maha kuasa. Bukannya kita berdiri di lapangan saat hujan. Tapi kita harus bersyukur masih di turunkannya hujan.sebab air itu sumber dari kehidupan. Bias bayangkan kalau saja hujan tak turun lagi? Gue mah males ngebayanginnya. Hujan ialah rindu,rindu ialah kenangan. Setiap orang pasti punya kenangan saat hujan. Bahkan kenangan itu sulit dilupakan. Kal gue hujan itu paling klop kalo di temani secangkir kopi dan kue kue kecil pengganjal perut. Uuuh itu udah sangat nikmat sekali. Ga ada kenikmatin selain waktu hujan. Masih banyak teman terbaik saat hujan, bakso, sekuteng,the hangan dan lain lain. Apalagi di tambah pelukan hangat.uuuiiih top markotop dah. Hujan juga dapat mempersatukan keluarga sambil ngobrol ngobrol santai. Pokonya banyak sekali kenikmatan saat hujan.dan gue pastinya nulis artikel ini saat hujan di kampus sambil nunggu dosen ke dua. Satu kata buat hujan.(rindu)

11-jan-2016,kukuh

  • view 154