Menggapai rela

Mashel Dw
Karya Mashel Dw Kategori Puisi
dipublikasikan 06 Desember 2017
Menggapai rela

Berjalan saat aku membungkam
mataku berkaca oleh air mata
dan saat itu aku mencoba bermimpi
maka ijinkan aku melangkah
sejauh apapun aku memejamkan mata
meriuh dan aku akan merindukan keramaian
walaupun sepi telah menjadi teman baikku

Tertawa dengan kebahagiaan yang hakiki
membilur dalam leburan diri sendiri
merapus dalam jutaan masa lalu
membuatku mengenang dalam rinai
melihat dan terpukau secara tak langsung

melirih dalam emosi pun aku tak bersua
meruntuhkan ingatan pada getarannya
bisakah sejenak aku mengadu padamu ?
tak bisakah aku mencoba meneduh
dalam tirai doa yang selalu terpanjatkan
disaat malam belum juga datang
namun mentari telah memudarkan bayangan
saat itulah aku melakukan penghambaan

oh Tuhan,
jika malamku tak menjadikan mimpi
dan kebahagiaan terlalu sulit untukku
maka biarkan aku merasakan mentari
dan kebahagiaan terasa saat ini jua

aku pernah menjanjikan hal yang mudah
memang itu terlihat mudah untuk kulakukan
namun saat kujalani semuanya
sulit kurasa karena terlalu memudahkannya
hingga aku berada dititik yang tak semestinya

Tuhan,
bagaimana semua bisa terjadi apa adanya ?

Tuhan,
Apakah aku bisa bahagia seperti manusia yang lainnya ?

Tuhan,
Janji apakah yang harus kutepati, untuk mendapatkan tempat terbaik ?

Tuhan,
Hatiku pernah mencintai ciptaanmu,
bahkan hampir saja aku membagi cinta untukmu

Apakah aku masih bisa mendapatkan ampunan ?
dari semua kebohongan masa lalu
perdebatan yang kuakhiri dengan kehinaan
dan ego yang selalu kutemani dengan emosi jiwa

Tak akan ada lagi kerelaan saat aku bahagia
dan merasa jiwa sempurna dalam diri
apakah aku bersalah ?

Selalu merasakan tangis dalam jiwa
saat kesulitan melanda hati ini
sehingga aku merindukanmu
dalam posisi yang terbawah dan terbelakang
apakah aku bersalah ?

Aku tak lagi berharap saat aku tak menduakanmu

  • view 137